Waoo,.. Ratusan Pejabat di Lotim Dinonjobkan
LOMBOKita – Ratusan pejabat eselon II,III dan IV di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Timur nonjob dari jabatan yang di jabat sebelumnya. Para oejabat yang di nonjobkan itu,untuk menjalaknkanntugas sebagai ASN, mereka di sebar ke seluruh OPD dan sebagai staf.
“Informasi yang kami dengar kurang lebih 300 orang pejabat eselon II,III dan IV di Lotim yang dinonjobkan dari jabatannya,dan di tempatkan menjadi staf,” L. Suandi salah seorang pejabat eselon II yang dinonjobkan, kepada wartawan,Selasa (10|9).
Terhadap penonjoban para perjabat tersebut ,menurut Suandi banyak ASN yang mempertanyakan alasan Bupati melakukan penonjoban tersebut, apakah pejabat yang dinonjobkan itu memiliki kesalahan atau tidak.
“Kalau ada kesalahan silakan tunjukkan kepada kami, agar kami bisa mawas diri kedepannya,” ucapnya.
Menurut Suandi, terhadap permasalahan ini, rekan rekan pejabat yang di nonjobkan, kerap mempertanyakan kepada pihak terkait, tapi tak pernah mendapat jawaban, padahal jawabam itu sangat di harapkan mereka.
“Atas dasar apa teman-teman ini dinonjobkan sehingga kami bertanya, agar kami tidak penasaran. Begitu juga ASN harus loyal kepada pimpinan dalam menjalankan tugas,” tandas Suandi.
Mantan Kadis Dikbud itu juga tak menampik adanya informasi, kalau para AS yang di nonjobkam tersebut, berencana melapor ke Komisi ASN.
“Ini masih sebatas wacana, masih di komunikasikan, dan masih melihat perkembangan,” sebutnya.
Pejabat nonjob yang lain pun, mengungkapkan hal yang sama,
“Yang aneh, sebelum dinonjobkan, SK sudah sudah ada terlebih dahulu di kantor, dan langsung menjadi staf di tempat menjabat sebelumnya” ucap pejabat nonjob yang lain.
Terhadap penonjoban inipun, pejabat nonjob tersebut, mengatakan dirinya dan ASN lain yang nonjob berhak bertanya apa alasan penonjoban tersebut. Kalau ada kesalahan yang diperbuat, baiknya dijelaskan.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah Sumber Daya Manusia (BKSDM) Lotim, HM.Isa yang dikonfirmasi dengan tegas membantah adanya 300 orang lebih pejabat yang di nonjobkan.
“Siapa bilang kalau ada 300 orang pejabat yang di nonjobkan dari jabatannya, itu tidak benar,” katanya.
Lebih lanjut Isa, mengatakan untuk memastikan berapa jumlahnya yang dinonjobkan silakan tanya ke bidang yang membidangi masalah kepegawaian, agar semua jelas.
“Kalau ingin jelas silakan ke Kabid saya yang membidangi masalah itu,” pintanya.
Saat ditanya adanya ASN yang dinonjobkan akan melapor ke KASN, Kepala BKSDM Lotim, Isa menegaskan kenapa sekarang ribut – ribut mau melapor ke KASN, kenapa pada pemerintahan sebelumnya tidak ada yang melakukan hal ini, padahal pada pemerintahan sebelumnya banyak pejabat yang di nonjobkan kenapa tidak ribut.
“Kok sekarang ribut mau melapor ke KASN, sedangkan pemerintahan yang dulu banyak ASN yang dinonjobkan tidak ada yang melapor ke KASN,” katanya dengan nada tinggi.
