Aneh, Sekda Tak Tahu Jumlah Pejabat Dilantik, Alasan Tertindih,Pelantikan Batal

LOMBOKita – Sekretaris Daerah (Sekda) Lombok Timur, H. Rahman Farly angkat bicara terkait dengan gagalnya pelantikan ratusan pejabat eselon II, III dan IV lingkup Pemerintah Kabupaten Lotim, Rabu (13/2). Dengan beralasan kalau ada sejumlah pejabat yang akan dilantik namanya tertindih, sehingga inilah yang kemudian dikelirkan administrasinya agar tidak menjadi masalah kedepannya.

Begitu juga halnya mengenai masalah berapa jumlah pejabat atau ASN yang akan mendapatkan promosi, Sekda Lotim tidak mengetahuinya, karena tidak pernah melihat SK yang telah ditandatangani Bupati Lotim.

” Salah satu alasan kenapa batal dilakukan pelantikan pejabat eselon II,III dan IV kemarin, karena ada sejumlah nama yang akan dilantik tertindih,begitu juga berapa jumlahnya saya tidak tahu persis,”tegasnya saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (14/2).

Oleh karena itu,lanjutnya dengan batalnya pelantikan tersebut, maka rencananya minggu depan akan dilakukan pelantikan setelah semua administrasi kelir. Terutama masalah adanya nama ASN yang akan dilantik tertindih namanya tersebut.

Hal ini sedang dikelirkan oleh Badan Kepegawaian Sumber Daya Manusia (BKSDM) Lotim. Dengan tujuan agar nantinya agar tidak terjadi gangguan psikologis kepada ASN tersebut, apalagi dengan banyaknya ASN yang tentunya harus dilihat terlebih dahulu agar tidak ada yang dilupakan.

” Minggu depan akan dilakukan pelantikan dengan dikelirkan masalah administrasi yang ada,karena saat periksa SK pejabat yang akan dilantik, ada masukan,” ujarnya.

Sementara saat ditanya, apakah batalnya pelantikan ratusan pejabat ini karena masih adanya tolak ulur Bupati dan Wakil Bupati Lotim, Sekda menerangkan hal itu hanya persepsi orang saja. Karena keputusan ada ditangan Bupati Lotim.

Sedangkan kalau Wakil Bupati memberikan masukan kepada Bupati silahkan saja sama halnya seperti Baperjagat, tapi kalau sudah final maka tentunya tidak ada persoalan didalamnya.

” Jangankan ASN, jabatan Ketua DPRD saja yang sudah pasti akan dilantik bisa dibatalkan, karena politik,” tandas Sekda Lotim.