Calo Paspor “Bergentayangan” di UPT Imigrasi Lotim?
LOMBOKita – Calo jasa pembuat paspor diduga masih “bergentanyangan” di kantor Imigrasi Lombok Timur. Mereka berusaha menawarkan jasa kepada masyarakat yang akan membuat paspor.
Calo tersebut berhasil dipergok awak media di salah satu rumah makan di samping BRI Cabang Selong saat sedang melakukan transaksi dengan calon pemohon pembuat paspor, Jumat siang (25/1). Bahkan calon pembuat paspor memberikan sejumlah uang kepada oknum calo tersebut, setelah kedua belah pihak selesai makan.
Kepala Unit Layanan Imigrasi Lotim, Venny Marchelyna saat dikonfirmasi wartawan membantah ada petugas imigrasi yang menjadi calo pospor.
Kalau petugas Imigrasi yang terbukti mrnjadi calo, Venny berjanji akan memberikan sanksi tegas.
Pihaknya terus melakukan sosialisasi dan memasang banner mengenai cara pelayanan dan pengajuan pembuatan paspor. Termasuk biaya untuk pembuatan paspor yang 24 halaman dan 48 halaman sudah jelas.
” Saya jamin petugas kami tidak ada yang menjadi calo paspor, karena kalau ditemukan akan dilakukan penindakan tegas,bahkan setiap hari saya berikan arahan kepada petugas kami,”tegas Venny.
Kalaupun ada oknum calo yang mengurus paspor untuk orang lain, Venny mengaku diluar tanggung jawab pihak imigrasi, karena itu urusan pemohon dengan oknum calo.
Begitu juga kalau terjadi permasalahan dalam pengurusan paspor melalui calo, Venny juga tidak bertanggungjawab, karena merupakan urusan pemohon dengan oknum calo.
