Desa Dasan Lekong Olah Sampah Bekas Menjadi Uang

LOMBOKita – Pemerintah Desa Dasan Lekong, Kecamatan Sukamulia terus melakukan berbagai inovasi dan terobosan dalam memajukan desa tersebut. Salah satunya dengan mengolah sampah bekas menjadi uang yang nantinya akan dinikmati masyarakat setempat.

Demikian dikatakan Kepala Desa Dasan Lekong, L.Rajabul Akbar di kantornya. “Kami akan mencoba untuk membuat terobosan dengan menjadikan sampah bekas menjadi uang,” tegasnya.

Ia menjelaskan pihaknya akan membangun bank sampah ‘inges’ tahun 2019. Dengan singkatan ‎Indah, Nyaman, Gemilang, Sejahtera. Hal ini dilakukan karena melihat kondisi sampah di Desa Dasan Lekong selama ini sangat kumuh.

Apalagi desanya merupakan pintu gerbang masuk kota. Sedangkan pada sisi lainnya banyak sampah masyarakat yang bisa dimanfaatkan untuk menghasilkan uang seperti membuat sampah organik dan anorganik.

“Pengangkutan sampah ke TPA belum bisa menyelesaikan masalah, sehingga pihaknya berusaha mencari terobosan untuk mendatangkan manfaat bagi masyarakat desanya,” ujarnya.

Selain itu, lanjutnya pemerintah desa juga sudah melakukan Penandatangan MoU dengan pihak ketiga dalam pemanfaatan sampah masyarakat menjadi organik dan anorganik.

Karena dari hasil perhitungan sementara uang yang akan terkumpul dari pengolahan sampah milik masyarakat mencapai ratusan juta rupiah. Dengan tentunya akan dikembalikan ke masyarakat.

“Pihaknya akan membangun bank sampah dengan anggaran Rp 550 juta, diatas areal lahan 11 are,” tandas Rajabul Akbar yang juga mantan Jurnalis Radio ini.‎