Air Macet, Ketua Hanura Loteng Minta Kejari Audit PDAM

Ketua DPC Partai Hanura Lombok Tengah, Moh. Fihiruddin

LOMBOKita – Ketua DPC Partai Hanura Lombok Tengah, Moh. Fihiruddin meminta Kejaksaaan Negeri Praya melakukan audit Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Lombok Tengah.

Fihiruddin mengendus adanya dugaan penyelewengan kas perusahaan daerah tersebut, lantaran pihak PDAM selalu mengklaim mengalami kerugian dalam pengelolaan perusahaan air minum itu. Padahal, masyarakat pelanggan setiap bulan melakukan pembayaran sesuai tagihan.

“PDAM selalu bilang rugi, sementara masyarakat tetap bayar sesuai aturan, bahkan jika telat bayar langsung diputus. Untuk itu, kami minta Kejari untuk melakukan audit,” tegas Fihiruddin dihubungi Lombokita.com via HP, Kamis (15/11/2018).

Fihiruddin juga mempertanyakan pelayanan PDAM Lombok Tengah sejak beberapa bulan terakhir yang mengalami krisis air bersih, padahal sudah memasuki musim penghujan.

“Saya heran kok tidak pernah ada air yang mengalir di kran, meski pelanggan yang berada di jantung Kota Praya,” imbuh Fihir.

“Kota Praya sudah dua bulan ini macet, tidak ada aliran air, kadang ngalir kadang tidak. Dua hari terakhir tidak mengalir sama sekali sementara musim hujan sudah mulai tiba. Kok bisa?, ini menandakan ada permasalahan di PDAM,” tukasnya