IKA PMII Protes, Bawaslu Minta Parpol dan Caleg Jangan Main Kucing-Kucingan
LOMBOKitq – Pihak Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Lombok Timur terus diprotes,terkait dengan tembang pilih dalam melakukan penertiban Alat Peraga Kampanye (APK). Kali ini Ikatan Keluarga Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA PMII) Lotim mendatangi kantor Bawaslu Lotim untuk menyampaikan protes, Kamis (1|11).
Setelah sebelumnya dari Caleg Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Lotim datang melakukan protes dalam masalah yang sama.
Sementara pada sisi lainnya, Bawaslu Lotim menilai kalau Partai Politik (Parpol) dan Caleg main kucing-kucingan dibalik penertiban APK yang dilakukan Bawaslu bersama jajaran dibawahnya. Karena pasalnya APK yang sudah ditertibkan,kemudian parpol dan caleg kembali melakukan pemasangan APK lainnya.
Kedatangan IKA PMII diterima Ketua Bawaslu Lotim,Retno Sirnopati bersama komisioner lainnya, Halidi dan Amir Mahmud.
Ketua IKA PMII Lotim,Raden Bambang Dwi Minardi dalam penyampaiannya dihadapan komisioner Bawaslu Lotim mengatakan kalau kedatangannya dalam rangka untuk melakukan protes terkait dengan kegiatan Bawaslu Lotim bersama jajarannya dalam penertiban APK yang dianggap tembang pilih.
” Kami datang kesini menyampaikan keluhan terkait dengan penertiban APK yang dianggap tembang pilih,” tegas Bambang.
Selain itu, katanya pihaknya juga menginginkan tugas dan beberapa wewenang Bawaslu seperti apa.Termasuk didalamnya sejauhmana sosialisasi yang telah dilakukan Bawaslu kepada masyarakat maupun parpol peserta pemilu.
Baik masalah pemasangan alat Peraga yang dikatakan sah atau tidaknya,agar menjadi jelas.Sehingga diharapkan Bawaslu dalam bertindak tidak boleh tembang pilih dalam melaksanakan aturan dilapangan.
Terutama dalam penertiban APK,karena banyak kelurahan dari para caleg yang berkopetisi dalam Pileg mengenai penertiban APK yang dilakukan Bawaslu.
” Temuan dilapangan banyak APK yang belum ditertibkan dilapangan oleh Bawaslu dan jajarannya,” ujarnya.
Menanggapi itu, Kordinator Hukum, Data dan Informasi Bawaslu Lotim, Amir Mahmud menegaskan Bawaslu bersama jajarannya tidak pernah melakukan tembang pilih dalam melakukan penertiban APK dilapangan. Karena kalau melanggar aturan tentunya kami lakukan penertiban tanpa pandang bulu dengan mengacu pada aturan main yang ada.
Apalagi dalam PKPU No 23 sudah sangat jelas aturannya. Namun begitu pada sisi lainnya Parpol dan Caleg dinilai main kucing-kucingan,karena sekarang dilakukan penertiban APK,kemudian pada malam harinya kembali dilakukan pemasangan APK tersebut.
” Tidak ada tembang pilih, namun justru kami menuding kalau parpol dan caleg main kucing-kucingan dalam masalah ini, ” tegas Amir Mahmud.
Oleh karena itu, kata Amir, meminta kepada parpol dan Caleg untuk mentaati aturan main yang ada. Dengan tidak melakukan pelanggaran dilapangan, karena kalau ditemukan tentu kami akan bertindak tegas.
” RTGB Zainuddin Tsani saja kami lakukan pemanggilan karena masalah kampanye di lembaga pendidikan,apalagi yang lain sebagai bentuk ketegasan Bawaslu, ” ujarnya.
Hal yang sama dikatakan Ketua Bawaslu Lotim, Retno Sirnopati menegaskan pihaknya tetap melakukan penertiban APK sesuai dengan aturan main yang ada. Dengan tidak ada yang tembang pilih,karena kalau melanggar pasti kami lakukan penertiban.
Begitu juga pihaknya juga berterima kasih terhadap elemen masyarakat yang memiliki kepedulian untuk bersama-sama melakukan pengawasan terhadap proses Pileg maupun Pilpres di Lotim.
” Tidak benar kalau Bawaslu tembang pilih,melainkan tetap menjalankan aturan yang ada,” tandas Retno Sirnopati.
Keterangan foto IKA PMII Lotim datangi kantor Bawaslu Lotim.
