Puluhan Ribu Korban Gempa, Dapat Jadup dari Pempus

LOMBOKita – Puluhan ribu jiwa korban gempa bumi Lombok Timur mendapatkan jaminan hidup (Jadup) selama tiga bulan dari pemerintah pusat,dari ribuan Kepala Keluarga (KK). Namun begitu sampai saat ini pemerintah daerah belum menyerahkan datanya ke pemerintah pusat.

Karena masih menunggu data lengkapnya yang belum rampung diserahkan pihak kecamatan yang warganya mengalami dampak gempa bumi di Lotim.Sedangkan korban gempa yang mendapatkan jadup tersebut yang mengalami rusak berat rumahnya.

Demikian ditegaskan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Sosial Lotim,L.Dami Ahyani kepada wartawan di kantornya,Senin (29|10).
” Diperkirakan puluhan ribu warga korban gempa mendapatkan jaminan hidup dari pemerintah pusat selama tiga bulan,” tegasnya.

Ia menjelaskan kecamatan yang belum menyerahkan data jadup untuk korban gempa bumi tersebut yakni Wanasaba.Meski sudah beberapa kali dilakukan penagihan akan tapi jawaban camatnya masih sedang dilakukan validasi data.

Sehingga pihaknya memberikan warning sampai hari ini (Senin,red) untuk melakukan menyerahkan data korban gempa yang akan mendapatkan jadup tersebut. Karena Bupati Lotim selalu menagih untuk mensegerakan data tersebut.

” Bupati menagih terus,sedangkan satu kecamatan masih lelet mengirimkan datanya,sehingga ini tentu sangat disayangkan sekali,” ujarnya.

Sementara itu, lanjut Dami,jaminan hidup kepada korban gempa yang rumahnya rusak berat.Dihitung perharinya sebesar Rp 10.000 perjiwa selama tiga bulan. Dengan pemberiannya dihitung setelah SK penerima jadup tersebut keluar.

” Jaminan hidup akan diterima korban gempa setelah SK-nya keluar,” tandas Plt Kadisos Lotim, L.Dami Ahyani.

Keterangan Foto : Plt Kadis Sosial Lotim, L.Dami Ahyani.