Panwaslu Lotim Dianggap Tebang Pilih Penegakan Hukum

Ketua Divisi Penindakan dan Pelanggaran Panwaslu Lombok Timur, Sahnam

LOMBOKita – Sejumlah pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) menganggap Panwaslu Lombok Timur tebang pilih dalam melakukan penegakan hukum pelanggaran pemilu di daerah ini.

Terbukti, sejumlah pejabat eselon II lingkup Setdakab Lotim terindikasi ikut berpolitik praktis. Dengan mengacungkan tangan bersama dengan salah satu kandidat Calon Wakil Gubenur NTB. Bahkan itu menjadi viral di media sosial.

“Sudah jelas oknum pejabat itu mengacungkan tangannya mendukung salah satu paslon Pilgub, kok gak disentuh, sedangkan pejabat lainnya yang terindikasi ikut berpolitik langsung dipanggil, ini namanya tidak adil,” kata para pejabat dan ASN di Lotim.

Sementara Koodinator Divisi Hukum Pelanggaran dan Penindakan (HPP) Panwaslu Lotim, Sahnam menegaskan pihaknya tetap akan menindak dan memproses semua ASN yang diduga terindikasi ikut berpolitik mendukung salah satu paslon dalam Pilkada.

Namun demikian, katanya, ada mekanisme yang harus dilalui, seperti ada laporan masyarakat dan temuan langsung petugas di lapangan. Sedangkan terhadap oknum pejabat Eselon II yang berfoto dengan salah satu paslon sambil mengacungkan tangan sesuai dengan nomor urut calon tersebut. Pihaknya masih sedang mendalaminya dengan meminta laporan dari petugas di lapangan.

“Buktinya sudah berapa pejabat ASN yang kami proses, bahkan Ajudan Wakil Bupati Lotim juga kami proses dengan melakukan pemanggilan,” tandas Sahnam.