Dalam Dua Pekan, Polres Lotim Ungkap 4 Kasus Narkoba, Amankan Pengedar
LOTIM LOMBOKita – Kapolres Lombok Timur AKBP Ariakta Gagah Nugraha mengungkapkan, selama dua pekan pihaknya berhasil mengungkap 4 kasus narkoba. Rata-rata yang diamankan merupakan pengedar.
” Dua pekan ini ada empat kasus yang berhasil kita ungkap, ” Ujarnya, Senin
menurut Kapolres ke empat kasus tersebut diungkap di empat lokasi, yaitu wilayah Aikmel, Keruak, Masbagik dan Pancor
” Untuk di wilayah Keruak kita berhasil amankan 3 orang terduga pengedar, dengan barbuk 25 poket narkoba jenis sabu siap edar, ” Ucapnya. Dan kasunnya dalam pengembangan, untuk mengungkap keterlibat istri dari salah satu terduga pengedar yang diamankan.
” Kita masih kembangkan untuk kasus di Keruak ini, terutama terkait keterlibatan istrinya, apakah ikut mengedarkan atau tidak, ” Jelasnya.
selain pengungkap di wilayah Keruak, Ariakta juga mengaku sebelumnya, pihaknya berhasil mengungmap peredaran narkoba, pihaknya berhasil amankan tiga orang terduga pengedar narkoba jenis sabu di wilayah Aikmel, termasuk barang bukti.
” Dari tiga pelaku yang di amankan berhasil menyita barang bukti narkoba jenis sabu seberat 50,71 gram, ” Sebutnya,dan para pelaku yang diamankan merupaka Target operasi (TO) dan kasusnya juga dalam pengembangan.
Begitu juga dengan pengungkapan di wilayah Pancor kecamatan Selong, pihaknya berhasil mengamankan Tiga orang terduga pengedar, satu diantaranya anak dibawah umum.
” Untuk wilayah Pancor selain mengamankan tiga orang terduga pengedar, juga mengamankan barang bukti narkoba jenis sabu seberat 20 gram lebih dan siap edar, ” Terangnya. Begitu juga pengungkapan di wilayah Masbagik, semuanya masih dalam pengembangan.
” Yang namanya pengedar kita tangka semua, ” Tegasnya, karena yang namanya narkoba ini menjadi atensi.
lebih lanjut Ariakta mengatakan, terhadap maraknya kasus barkoba saat ini. Dirinya mengimbau agar masyarakat menjauhi yang namanya narkoba. Dan mengajak untuk sama sama memerangi peredaran narkoba di mulai dari lingkungan keluarga dan Lombok Timur pada umumnya.
” Melihat maraknya peredaran narkoba dengan menyasar generasi muda, mengajak agar masyarakat menjauhi yang namanya narkoba, dan untuk memerangi bersama, demi menyelamatkan masa depan anak bangsa, ” Katanya. Seraya mengatakan pihaknya terus berusaha memutus rantai pergerakan bandar narkoba dalam mengedarkan narkoba di wilayah Lombok Timur ini.
” Kita tidak ingin generasi muda kita terjebak dan rusakndengan kasus narkoba, sehingga kita perangi, ” Ujarnya. Seraya mengatakan salah satu langkah antisipasi peredaran barkoba dengan sasaran generasi muda, pihaknya mensosialisasikan ke sekolah sekolah termasuk.masyarakat luar dengan menggelar jumat keliling maupun Subuh Keliling.
” tiap jumat, dan subuh, kita lakukan sosialisasi, tak hanya sosialisasi bahaya narkoba juga sosialisasi terkait keamanan, terutama menjelang pilkades serentak, ” Pungkasnya.
