pemkab Lotim Daftarkan 4.000 Marbot dan Guru Ngaji BPJS Ketenagakerjaan

Keterangan foto: Bupati Lotim H Haerul Warisin bersama pimpinan Ponpes Nurul Falah Bagen Nyala kecamatan Aikmel

LOTIM LOMBOKita – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur memiliki tak kurang dari 1.435 masjid. Tak salah jika Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin menyebut masyarakat Lotim sebagai masyarakat yang religius. Aspek religius ini juga menjadi salah satu fokus Pemerintah Daerah dalam RPJMD 2025–2029.

Hal itu disampaikan Bupati saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Syamsul Falah, Bagik Nyaka, Kecamatan Aikmel, Kamis (10/9/2026).

sehingga dalam sambutannya, Bupati mengingatkan pentingnya memperhatikan orang-orang yang ada di masjid, menghidupkan masjid, membersihkan, merawat, hingga mengingatkan waktu shalat, yaitu para marbot masjid.

“Keberadaan marbot sangat penting. Karena itulah Pemda memberikan perhatian, terlebih mengingat para marbot ini kelak tidak mendapatkan pensiun seperti jenis pekerjaan lain,” ujarnya.

Sebagai bentuk perhatian, Pemda Lombok Timur mendaftarkan tak kurang dari 4.000 marbot bersama guru ngaji sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. Dengan demikian nantinya para marbot atau keluarganya dapat memperoleh manfaat dari program tersebut.

Dalam kesempatan itu juga, Bupati mengapresiasi antusiasme masyarakat dalam memperingati Maulid. Tidak hanya melalui dulang, tetapi juga tradisi lain yang menyertainya. Menurutnya hal tersebut harus dipertahankan sebagai bagian dari kekayaan budaya masyarakat.

Berbeda dengan desa lainnya, masyarakat Bagik Nyaka tidak hanya menyajikan makanan yang disusun tinggi dalam dulang, tetapi juga memberikan bunga artifisial yang merupakan kreasi masing-masing rumah tangga.

Bunga-bunga tersebut umumnya dibuat memanfaatkan kantong plastik atau styrofoam pembungkus buah, sehingga dapat menjadi salah satu solusi ramah lingkungan.

Bupati berharap semangat religius dan budaya gotong royong seperti ini terus dijaga untuk memperkuat karakter masyarakat Lombok Timur yang religius dan peduli lingkungan.