Dispenda Lotim Optimis Target PAD Rp600 Miliar Tercapai, Realisasi Sudah 63,3 Persen

Keterangan foto: kepala dinas Pendapatan daerah H Hasni

LOTIM LOMBOKita– Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kabupaten Lombok Timur optimis target Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2026 sebesar Rp600 miliar dapat tercapai. Hingga saat ini realisasi PAD sudah mencapai 63,3 persen.

Kepala Dispenda Lotim, H. Hasni, mengatakan dengan sisa waktu 4 bulan ke depan pihaknya akan terus menggenjot penagihan dari seluruh potensi yang ada.

“Kita tetap optimis raihan target PAD ini di akhir tahun terealisasi 95-100 persen. Waktu sisa 4 bulan kita buatkan penagihan. Dari potensi yang ada target itu akan dicapai,” ujar Hasni.

Hasni menyebut pajak kendaraan bermotor menjadi andalan utama dalam peraihan PAD. Potensi besar berasal dari Bapenda yakni PKB dan BBNKB yang targetnya mencapai Rp209 miliar.

Selain itu, Dispenda juga terus menggarap sektor MBLB, PBB, pajak restoran dan hotel.

“Yang sedang kita garap saat ini target besar yaitu pajak PKB BBNKB yang mencapai 209 miliar. Termasuk gencar garap pajak dari restoran dan hotel,” jelasnya.

Untuk Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), dari target Rp28 miliar tahun ini sudah terealisasi Rp18 miliar.

“Untuk PBB target tahun ini Rp28 miliar terealisasi Rp18 miliar. Dari semua target pendukung PAD terus kita garap,” pungkasnya.

Dengan percepatan penagihan dan optimalisasi potensi pajak daerah, Dispenda menargetkan realisasi PAD Lotim bisa mencapai 95 hingga 100 persen di akhir tahun 2026.