Dikbud Lotim Genjot Kompetensi PTK PAUD Melalui Pelatihan Aplikasi Pendidikan
LOTIM LOMBOKita – Transformasi pendidikan di Kabupaten Lombok Timur terus digenjot. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Lombok Timur mendorong penguatan kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan (PTK) jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) melalui Pelatihan Penggunaan Aplikasi Bidang Pendidikan.
Kegiatan berlangsung selama dua hari, 1–2 September 2026 di Aula Handayani Kantor Dinas Dikbud Lombok Timur. Sebanyak 100 peserta dari satuan pendidikan PAUD di berbagai kecamatan mengikuti pelatihan yang dibuka oleh Sekretaris Dinas Dikbud L. Bayan Purwadi, didampingi Kabid PAUD L. Jamhari Jauhari.
Dalam sambutannya, L. Bayan menyampaikan pelatihan ini merupakan bagian dari upaya mendukung transformasi pendidikan dan program prioritas Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Sekaligus untuk meningkatkan kompetensi PTK dalam menghadapi perkembangan teknologi di dunia pendidikan.
Peserta berasal dari beragam satuan pendidikan, mulai dari Taman Kanak-Kanak (TK), Kelompok Bermain (KB), hingga satuan PAUD lainnya yang tersebar di sejumlah kecamatan di Kabupaten Lombok Timur. Berdasarkan surat undangan, tercatat 100 satuan/lembaga PAUD yang mengikuti kegiatan tersebut.
Pemanfaatan teknologi dalam pengelolaan pendidikan menjadi kebutuhan penting di tengah tuntutan layanan pendidikan yang semakin adaptif.
Karena itu, peningkatan kemampuan PTK dalam menggunakan aplikasi bidang pendidikan diharapkan dapat mendukung pekerjaan yang lebih efektif sekaligus memperkuat tata kelola pendidikan di satuan PAUD.
Dalam pelaksanaannya, peserta diwajibkan membawa laptop yang tersambung internet agar dapat mengikuti proses pelatihan secara langsung dan lebih optimal. Peserta juga diminta membawa surat tugas dari UPT Kantor Dinas Dikbud Kecamatan masing-masing.
Kepala Dinas Dikbud Lombok Timur, Nurul Wathoni, menegaskan komitmen pihaknya untuk terus mendorong PTK agar semakin siap menghadapi era transformasi digital.
“Penguatan kompetensi tersebut diharapkan tidak berhenti pada kemampuan menggunakan aplikasi, tetapi dapat bermuara pada peningkatan kualitas pengelolaan dan layanan pendidikan PAUD,” harapnya.
