Bupati Lombok Timur Beberkan Capaian Pembangunan dan Strategi Keuangan Daerah

Keterangan foto : bupati Lombok Timur H Haerul Warisin

LOTIM LOMBOKita— Pemerintah Kabupaten Lombok Timur terus memacu pembangunan infrastruktur dan pembenahan sektor ekonomi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Bupati Lombok Timur menegaskan bahwa berbagai langkah strategis telah dilakukan demi mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta menjemput anggaran dari pemerintah pusat.

Di hadapan warga dalam sesi dialog, , Bupati mengungkapkan komitmennya untuk menggenjot pembangunan jalan dan irigasi secara berkala. Melalui kenaikan PAD, Pemkab Lombok Timur mengalokasikan anggaran sebesar Rp250 miliar untuk pembangunan infrastruktur jalan pada periode 2026–2027. Program ini direncanakan berlanjut hingga tahun-tahun berikutnya.

“Tahun 2027 besok kita akan bahas anggaran Rp200 miliar lagi untuk jalan. Targetnya pada 2028 dan 2029, jalan-jalan yang belum diaspal akan kita tuntaskan semuanya,” ujar Iron

Selain infrastruktur jalan, sektor pertanian juga menjadi prioritas. Melalui koordinasi aktif dengan DPR RI, Kementerian Pertanian, dan Kementerian PUPR, Lombok Timur berhasil mengamankan dana lebih dari Rp21 miliar untuk perbaikan irigasi melalui kelompok P3A dengan sistem swakelola.

Pengelolaan Sampah Rp157,8 Miliar dan Program Lombok Timur Terang
Di sektor lingkungan dan pariwisata, Lombok Timur berhasil terpilih sebagai salah satu dari 28 kabupaten/kota se-Indonesia—dan satu-satunya di wilayah Bali-Nusra—yang menerima program Local Service Delivery Project (LSDP). Program bernilai Rp157,8 miliar ini berfokus pada transformasi dan pengelolaan sampah terpadu.

Langkah ini diambil untuk mendukung pengembangan kawasan wisata, khususnya di wilayah selatan seperti Kecamatan Jerowaru, agar dapat menarik minat para investor penginapan dan akomodasi.

Pemkab Lombok Timur juga memberikan perhatian khusus pada kesejahteraan sosial dan pelayanan publik:
Perlindungan Kader Posyandu: Pemkab tengah menyiapkan skema pengintegrasian BPJS Ketenagakerjaan bagi para kader Posyandu melalui Anggaran Dana Desa (ADD) untuk memberikan jaminan keselamatan kerja.

Lombok Timur Terang: Menjawab keluhan warga mengenai minimnya penerangan jalan, Pemkab merencanakan kerja sama pemasangan 8.000 titik lampu jalan di seluruh wilayah kabupaten pada tahun 2027 guna mendukung aktivitas ekonomi malam hari.

Bupati menyampaikan apresiasinya atas kesabaran dan partisipasi aktif masyarakat Lombok Timur dalam mendukung jalannya roda pembangunan daerah.