ITDC Tegaskan Mandalika Tak Sekadar MotoGP, Ekonomi Kawasan Terus Bertumbuh
LOMBOKita — PT Pengembangan Pariwisata Indonesia atau ITDC menegaskan pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika tidak semata-mata berorientasi pada penyelenggaraan MotoGP. ITDC ingin menunjukkan bahwa pertumbuhan kawasan tersebut mulai memberikan dampak nyata terhadap perekonomian dan aktivitas masyarakat.
Perkembangan itu terlihat dari semakin bergeraknya sektor kuliner, ekonomi kreatif, investasi, infrastruktur hingga pariwisata di kawasan Mandalika.
“Bagaimana kita memperlihatkan kepada masyarakat bahwa ekonomi bertumbuh di Mandalika. Bahwa Mandalika itu bukan hanya omongan, bukan hanya lip service, tapi dia fakta,” ujar Direktur Operasi ITDC, Troy Reza Waroka.
Menurutnya, berbagai perkembangan yang terjadi saat ini menjadi bukti bahwa kawasan Mandalika terus bergerak. Tidak hanya pembangunan fasilitas, tetapi juga munculnya berbagai aktivitas ekonomi baru yang ikut menghidupkan kawasan.
“Kulinernya bergerak, investasinya bergerak, terus jalanannya juga tumbuh, pariwisatanya bagus, tenaga kerjanya hidup. Ini yang mau kita perlihatkan,” katanya.
Ia menyebutkan, perkembangan Mandalika bahkan mendapat perhatian dari sejumlah pelaku ekonomi kreatif yang berkunjung langsung ke kawasan tersebut. Mereka melihat perubahan signifikan dibandingkan kondisi satu tahun sebelumnya.
Beberapa fasilitas dan destinasi baru kini mulai bermunculan. Salah satunya kawasan paddle yang sebelumnya belum tersedia, kemudian pengembangan kawasan Sade serta hadirnya beach club di kawasan Tanjung Aan.
“Teman-teman pelaku ekonomi kreatif ini kaget. Mereka bilang, satu tahun yang lalu nggak ada paddle, sekarang sudah ada paddle. Satu tahun lalu nggak ada beach club di Tanjung Aan, sekarang ada beach club, punya orang Jepang pula. Sebegitu agresifnya,” ungkapnya.
ITDC menilai kehadiran berbagai komunitas dan pelaku ekonomi kreatif menjadi bagian penting dalam mendorong ekosistem pariwisata di Mandalika. Karena itu, pengembangan kawasan tidak hanya diukur dari event internasional seperti MotoGP, tetapi juga dari sejauh mana aktivitas ekonomi ikut tumbuh di sekitarnya.
“Memang itu yang harus dilakukan oleh kerja ITDC. Bagaimana ITDC mengembangkan kawasan dan impact ke mana-mananya itu harus terikut,” tegasnya.
Selain pengembangan destinasi dan fasilitas pariwisata, ITDC juga menyiapkan fasilitas camping ground sebagai salah satu upaya menjawab kebutuhan akomodasi pengunjung.
Untuk fasilitas tersebut, ITDC telah menyiapkan dua lokasi. Pertama berada di kawasan pantai dekat Hotel Pullman dan lokasi kedua berada di kawasan Pantai Kuta.
“Kita sudah siapkan dua lokasi, satu di pantai dekat Hotel Pullman, satu lagi di pantai Kuta. Nanti kita akan kelola dan kita akan siapkan,” jelasnya.
Pengembangan berbagai fasilitas tersebut diharapkan semakin memperkuat daya tarik Mandalika sebagai destinasi pariwisata sekaligus mendorong perputaran ekonomi masyarakat di kawasan dan sekitarnya.
