Sinergi Bank NTB Syariah-Bank Jatim Bantu Siswa Atasi Gangguan Mata
LOMBOKita – Komitmen meningkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan masyarakat terus diperkuat Bank NTB Syariah bersama Bank Jatim dan lembaga amil zakat Inisiatif Zakat Indonesia (IZI).
Kolaborasi lintas lembaga tersebut diwujudkan melalui penyaluran bantuan kacamata gratis bagi 220 pelajar sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) di Jawa Timur.
Penyerahan bantuan secara simbolis digelar di Kantor Bank Jatim Cabang Kediri, Kamis (23/7), sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-65 Bank Jatim yang jatuh pada 17 Agustus.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Vice President Corporate Secretary Bank Jatim, Fenty Rischana, serta jajaran perwakilan Bank NTB Syariah dan IZI Jawa Timur.
Bantuan alat bantu penglihatan itu menyasar pelajar di 16 kabupaten/kota di Jawa Timur, termasuk wilayah Kediri Raya seperti Kota Kediri, Kabupaten Kediri, Nganjuk, Ponorogo, Pacitan, dan daerah lainnya.
Branch Manager Bank NTB Syariah Kantor Cabang Surabaya, Asrul Akbar, mengatakan keterlibatan Bank NTB Syariah dalam program sosial tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan sekaligus bentuk kepedulian terhadap masa depan generasi muda.
“Bank yang baik tidak hanya diukur dari kinerja keuangan saja, tetapi juga dari sejauh mana manfaat nyata yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Asrul.
Menurutnya, pelajar sebagai generasi penerus bangsa harus mendapatkan dukungan agar mampu belajar secara optimal tanpa hambatan, termasuk persoalan kesehatan penglihatan.
“Pelajar harus mendapat dukungan penuh agar mereka dapat belajar secara maksimal tanpa terkendala masalah kesehatan fisik, khususnya penglihatan,” katanya.
Dalam pelaksanaannya, program tersebut dilakukan secara transparan dan tepat sasaran bersama IZI Jawa Timur. Tahapan diawali dengan proses penyaringan calon penerima manfaat di sekolah-sekolah, kemudian pemeriksaan kesehatan mata secara menyeluruh oleh tenaga medis, hingga pemberian kacamata dan perlengkapan alat tulis.
Dari proses pemeriksaan tersebut, ditemukan sejumlah siswa mengalami gangguan refraksi mata seperti mata minus maupun silinder yang sebelumnya belum diketahui. Kondisi tersebut dinilai dapat memengaruhi kemampuan siswa dalam mengikuti proses pembelajaran di kelas.
Kolaborasi antara Bank NTB Syariah dan Bank Jatim ini mendapat apresiasi dari pemerintah daerah serta pihak sekolah karena dinilai memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kualitas pendidikan.
Melalui program kepedulian sosial tersebut, Bank NTB Syariah berharap sinergi antar-Bank Pembangunan Daerah (BPD) di Indonesia dapat terus diperkuat. Tidak hanya dalam aspek bisnis, tetapi juga melalui berbagai program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Semoga kolaborasi ini dapat terus memperluas jangkauan kebaikan dan ikut menciptakan generasi muda yang sehat, berprestasi, serta memiliki daya saing tinggi,” tutup Asrul.
