Universitas 45 Mataram Gelar Wisuda Ke-39, Kadispora NTB Tekankan Pentingnya Peningkatan Mutu Perguruan Tinggi
LOMBOKita – Universitas 45 Mataram (UPATMA) kembali menggelar Sidang Senat Terbuka dalam rangka Wisuda Program Sarjana ke-39 di Hotel Prime Park Mataram, Sabtu (3/10/2026). Sebanyak 145 lulusan resmi dikukuhkan dalam acara yang berlangsung khidmat tersebut.
Rangkaian wisuda ini dihadiri oleh Penjabat Gubernur NTB yang diwakili Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga NTB, Dr. Samsul Hadi, M.Pd.; Analis SDM Aparatur Ahli Muda LLDIKTI Wilayah VIII, Made Artha Negara, S.T., M.M. (mewakili Kepala LLDIKTI Wilayah VIII); Ketua Yayasan 45 Mataram, Ir. H. Lalu Anas Amrullah, M.M.; Dewan Pengawas Yayasan, H. Lalu Burhan; Ketua IKA Universitas 45 Mataram, Ratu Diah Ganepi, S.H.; perwakilan STAHN Gde Pudja Mataram; Kabid TIK Polda NTB, Kombes Pol. Yayan Hartadi, S.I.K.; serta jajaran civitas akademika UPATMA.
Rektor Universitas 45 Mataram, Ismak Subardan, S.Pd., M.H., dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga atas pencapaian para lulusan.
Ia berpesan agar para alumni tidak sekadar menjadi pencari kerja, tetapi tumbuh menjadi generasi pencipta lapangan kerja (job creator) yang berintegritas tinggi melalui jalur kewirausahaan.
Orasi Ilmiah dan Penghargaan Pengabdian Dosen
Wisuda ke-39 ini juga diisi dengan orasi ilmiah bertajuk “Model Ekuilibrium Preskriptif Keberlanjutan Pesisir: Menembus Paradoks Sosial Menuju Tata Kelola Akuakultur dan Wilayah Pesisir yang Berkelanjutan” yang disampaikan oleh dosen UPATMA, Dr. Aryani Rahmawati, S.Pi., M.P. Dalam pidatonya, ia menekankan krusialnya tata kelola wilayah pesisir secara berkelanjutan dengan menyeimbangkan aspek ekologis, sosial, dan ekonomi.
Selain prosesi pengukuhan wisudawan dan penyerahan penghargaan kepada mahasiswa berprestasi, UPATMA turut memberikan Penghargaan Pengabdian Dosen Terbaik kepada tiga dosen dengan masa pengabdian terlama, yakni:
– I Made Suradana, S.H., M.H. (Masa pengabdian 37 Tahun)
– Ir. H. Agung Widya Wardhana, M.Sc.Forest.Trop. (Masa pengabdian 34 Tahun)
– Dr. Baiq Azizah Haryantini, S.P., M.P. (Masa pengabdian 31 Tahun)
Pesan Kemanfaatan, Integritas, dan Dukungan Pemprov NTB
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Yayasan Universitas 45 Mataram, Ir. H. Lalu Anas Amrullah, M.M., mengingatkan para alumni mengenai hakekat gelar akademik yang disandang.
”Gelar adalah amanah dan masyarakat menaruh harapan kepada kalian jadi jangan terlalu sibuk mengejar gelar berikutnya tapi kejarlah kesempatan untuk lebih bermanfaat kepada masyarakat karena mereka melihat bukan pada sebanyak apa gelar yang di dapatkan tapi sebesar apa manfaat yang bisa kita berikan,” ujarnya.
Apresiasi dan wejangan senada disampaikan perwakilan LLDIKTI Wilayah VIII, Made Artha Negara, S.T., M.M. Ia mengapresiasi dedikasi para dosen serta mengingatkan para wisudawan akan tantangan dunia kerja modern.
”Di dunia kerja hari ini tidak hanya membutuhkan gelar semata tetapi kompetensi dan integritas juga yang paling utama jadi jangan berhenti belajar dan kembangkan potensi yang dimiliki jangan takut mencoba hal-hal baru,” tandas Made Artha Negara.
Rangkaian sambutan ditutup oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi NTB, Dr. Samsul Hadi, M.Pd., yang mengulas lanskap pendidikan di NTB.
Ia menekankan agar perguruan tinggi terus meningkatkan mutu pendidikan secara konsisten. Samsul menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi NTB senantiasa membuka peluang luas bagi para lulusan yang ingin melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi guna memacu taraf hidup yang lebih baik.
Kendati demikian, ia mengingatkan agar para alumni tidak melupakan daerah asalnya.
”Boleh pendidikan d luar, bekerja d luar tapi jgn lupa utk kembali membangun NTB,” tegas Samsul Hadi.
Bersambut dengan semua wejangan yang telah diberikan, perwakilan wisudawan, Hery Kesda Irawan, S.H., dalam pidato kesan dan pesannya menyampaikan rasa terima kasih mendalam kepada jajaran dosen dan orang tua. Karena telah setia mendampingi seluruh proses studi, hingga mencapai hari pengukuhan.
