Pelatihan Inovasi Produk Gula Aren Dan Pendampingan Pembuatan Market Place Serta Media Sosial Pada KWT Karya Mandiri Dusun Murpeji Desa Dasan Geria Kecamatan Lingsar Tahun 2026
LOMBOKita – Kegiatan pengabdian kepada masyarakat Universitas Mataram dilaksanakan di Dusun Murpeji, Desa Dasan Geria, Kecamatan Lingsar pada tanggal 11 Maret 2026. Kegiatan ini berlangsung selama bulan Ramadan, mulai pukul 09.00–13.00 WITA.
Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan oleh tim dosen Fakultas Pertanian Program Studi Agribisnis Universitas Mataram yang diketuai oleh Ir. Efendy MP dengan anggota oleh Prof.Dr.Ir Tajidan, MS., Dr. Ir. F. X. Edy Fernandez, MP., Sharfina Nabilah., Sp.,M.Si., Sri Mulyawati., SE.,MM., dan dibantu oleh Anna Apriana Hidayanti., S.Si., M.Si., serta berkolaborasi dengan dosen Politeknik Negeri Bali Program Studi D3 Perhotelan sebagai narasumber, yaitu Bapak Agus Khazin Fauzi, S.E., M.Ak., bersama KWT Karya Mandiri.
Program pengabdian ini didanai melalui program PNBP Universitas Mataram dan berfokus pada peran serta pendidik dalam pengembangan ekonomi lokal, khususnya melalui peningkatan nilai tambah komoditas unggulan lokal.



Kegiatan pengabdian ini berfokus pada diversifikasi produk gula aren yang diproduksi oleh anggota KWT Karya Mandiri. Diversifikasi dilakukan sebagai upaya meningkatkan nilai tambah produk lokal sehingga memiliki daya saing dan nilai ekonomi yang lebih tinggi. Dalam kegiatan ini, tim pengabdian memberikan pendampingan terkait pengolahan gula aren menjadi berbagai produk olahan yang lebih inovatif, menarik, dan memiliki peluang pasar yang lebih luas.




Selain pengembangan produk, kegiatan ini juga menekankan pada inovasi kemasan agar produk gula aren memiliki tampilan yang lebih menarik, higienis, dan sesuai dengan kebutuhan pasar modern. Peserta diberikan pelatihan mengenai desain dan pemilihan kemasan yang dapat meningkatkan kualitas serta daya tarik produk di mata konsumen.
Tim pengabdian juga memberikan pelatihan dan pendampingan dalam pembuatan serta penggunaan marketplace dan media sosial sebagai sarana pemasaran digital. Anggota KWT didampingi dalam memanfaatkan platform digital untuk mempromosikan produk, memperluas jangkauan pemasaran, serta meningkatkan kemampuan pemasaran berbasis teknologi. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan anggota KWT Karya Mandiri mampu meningkatkan keterampilan, kreativitas, dan pendapatan usaha melalui pengembangan produk dan pemasaran digital berbasis komoditas unggulan lokal.


Dan diharapkan dari kegiatan pelatihan dan pendampingan ini KWT Karya Mandiri dapat terus berkembang dan mampu memproduksi inovasi produk gula aren yang berkelanjutan sehingga mampu meramaikan pariwisata pangan tradisional di Pulau Lombok.
