Iklim Investasi Lotim Aman, Target Realisasi 2026 Capai Rp1,25 Triliun
LOTIM LOMBOKita – Pelaksana Tugas Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu [DPMPTSP] Lombok Timur, Sosiawan Purraji, menyatakan iklim investasi di Lotim masih aman.meskinsaat ini rupiah melemah. Sejumlah investor saat ini tengah berkonsultasi terkait kesesuaian pemanfaatan ruang untuk sektor pariwisata.disaat kondisi rupiah saat ini melemah.
“ditahun ini, Ada dua investor yang berkomunikasi terkait kesesuaian pemanfaatan ruang di daerah wisata, seperti hotel. Mereka ingin membangun,” ujar Sosiawan, Selasa (20/5/2026).
Menurutnya, minat investasi tidak hanya warga negara asing, ada juga datang dari masyarakat lokal, yang memiliki kolega menanyakan hal serupa sebelum mengembangkan usaha, khususnya saat ini yang dilirik wilayah selatan Lotim. Karena melihat panorama dan potensi khususnya pariwisatanya. Dan Pihaknya terus memfasilitasi pengecekan kesesuaian tata ruang.
Dari sisi laporan keuangan, berdasarkan LKPM kondisi investasi di Lombok Timur masih dalam koridor baik. “Kita tidak tahu triwulan ke depan, tapi saat ini masih aman. Kita harapkan Lotim relatif aman dan tidak ikut terdampak melemahnya rupiah yang terjadi saat ini,” katanya.
Sosiawan juga menegaskan, Pemkab Lotim terus membuka peluang investasi Hak Guna Bangunan [HGB] bagi para investor, seperi di sektor pariwisata, pertanian, dan perikanan. Investasi ini sejalan dengan RPJMD dan menjadi salah satu penggerak ekonomi daerah.
Pada 2026 , terdapat investor yang masih dalam tahap perencanaan dan terus dimonitor. Sementara untuk 2025, target investasi Lotim yang ditetapkan pemerintah pusat sebesar Rp1,2 triliun telah terealisasi 35% atau Rp429,55 miliar.
sementara di tahun 2026, target realisasi investasi Lotim naik Rp1,25 triliun. “Meski target ditetapkan pusat, Pemkab terus membuka ruang seluas-luasnya dan kita gelar karpet merah untuk investasi. Potensi kita jelas di perikanan, pariwisata, dan pertanian,” pungkas Sosiawan.
