Bupati Iron Minta Inspektorat Turun Audit Desa Bermasalah
LOTIM LOMBOKita — Pemerintah Daerah Lombok Timur merespons positif aksi unjuk rasa yang dilakukan sejumlah warga di kantor desa.
Aksi tersebut dinilai sebagai bentuk kontrol sosial terhadap penyelenggaraan pemerintahan desa.
Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, menegaskan bahwa kritik dan laporan dari masyarakat merupakan pengingat penting bagi para kepala desa agar menjalankan tugas sesuai aturan. Hal itu disampaikannya pada Kamis, 9 Januari 2026.
“Itu bagus juga sebagai pengingat kepada para kepala desa di Lombok Timur agar jangan takut dikritik,” ujar Haerul Warisin.
Ia menegaskan, pemerintah daerah tidak akan ragu mengambil tindakan tegas apabila terdapat laporan resmi terkait dugaan penyimpangan di tingkat desa. Bahkan, Bupati mengaku telah menekan Inspektorat Daerah untuk serius menindaklanjuti setiap laporan yang masuk, khususnya terkait potensi kerugian negara.
“Begitu ada laporan, saya buatkan surat keputusan (SK) dan saya berhentikan orang itu, dengan catatan Inspektorat mengejar dana tersebut untuk dikembalikan ke negara,” tegas Bupati yang akrab disapa H. Iron.
Menurutnya, langkah tegas ini penting dilakukan untuk menjaga transparansi, akuntabilitas, serta kepercayaan masyarakat terhadap pemerintahan desa.
Ia juga mengingatkan seluruh aparatur desa agar mengelola anggaran secara jujur dan bertanggung jawab sesuai ketentuan perundang-undangan.
“Kami sangat mendukung langkah bupati lombok timur agar menindak tegas para kades di Lotim yang bermasalah terkait kerugian Negara,” Ujar, salah satu warga di gelanggang.
“Inspektorat saat ini sudah mulai bergerak namun nanati kita akan lihat hasislnya seperti apa jangan hanya bergerak tapu bungkam,” Jelasnnya.
“Kami berharap agar inspektorat terbuka terkait hasil audit yang merugikan negara dari desa – desa di Lombok Timur,” Tandasnya.
