Warga Lingkar Bandara Lombok Usir Pendemo Neno dan RG
LOMBOKita – Puluhan massa yang mengatasnamakan diri Anak Republik menggelar aksi penolakan atas kedatangan Neno Warisman dan Rocky Gerung yang dikabarkan tiba di Lombok, Rabu (6/3/2019) sore.
Massa Anak Negeri itu melakukan aksi penolakan di bundaran Bandara Internasional Lombok dengan pengawalan ketat aparat kepolisian setempat.
Seperti diketahui, rencana kedatangan Neno Warisman dan Rocky Gerung menuai pro dan kontra masyarakat di pulau seribu masjid ini. Spanduk bertuliskan menolak kedatangan Neno Warisman dan Rocky Gerung bahkan mulai terlihat sejak beberapa hari yang lalu.
Para pengunjukrasa menolak kedatangan Neno Warisman dan Rocky Gerung (RG) itu berdatangan ke bundaran Bandara Internasional Lombok sambil membawa spanduk bertuliskan “Kami warga NTB menolak keras kedatangan Neno Warisman” yang mereka anggap sebagai penyebar ujaran kebencian dan provokasi.

“Kami menolak keras orang penyebar ujaran kebencian dan provokasi dan kami minta pemerintah mempertimbangan kedatangan Neno,” tegas Korlap aksi Anak Republik Selamat Riadi.
Tidak lama menggelar “mimbar bebas”, puluhan warga lingkar Bandara Internasional Lombok pun berdatangan dan berusaha mengusir para pendemo kedatangan Neno Warisman.
Warga yang datang dari Desa Tanak Awu Kecamatan Pujut itu meminta kepada para pendemo untuk pindah ke tempat lain.
“Silakan saja demo, tapi jangan disini. Kami para warga tidak menginginkan adanya keributan dan kericuhan di desa kami,” tegas salah seorang anggota BKD Desa Tanak Awu, Mamiq Danu.
Masyarakat lingkar bandara, katanya, akan tetap menerima dengan ramah tamah siapapun yang datang ke Lombok sepanjang tidak mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

1 Komentar
Oposisi didemo??
Komentar ditutup.