Waduh, Pemkab Lotim Belum Keluarkan Dana Tanggap Darurat

LOMBOKita – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Timur hingga kini belum mengeluarkan dana tanggap darurat untuk korban gempa bumi di Kecamatan Sambelia dan Sembalun. Meski saat ini ribuan pengungsi sangat membutuhkan uluran tangan semua pihak untuk mengatasi persoalan tersebut.

” Memang sampai saat ini belum ada keluar dana tanggap darurat untuk korban gempa bumi di Lotim dari pemerintah daerah,” tegas Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lotim, Framadi AK saat dikonfirmasi media ini.

Ia mengatakan memang ada dana tanggap darurat yang dipersiapkan Pemkab Lotim melalui dana tak terduga. Namun begitu belum mengetahui berapa nilainya,karena tentunya masih menunggu hasil pendataan masing-masing intansi yang memiliki leading sektor yang ada.

Seperti halnya Dinas Kesehatan mendata mengenai masalah korban gempa yang mengalami luka-luka dan masih dirawat. Begitu juga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) mendata infrastruktur yang mengalami kerusakan.

Kemudian Dinas Pemukiman mendata rumah warga yang mengalami kerusakan,termasuk Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbub) Lotim mendata sekolah yang mengalami kerusakan akibat gempa tersebut.

” Masing-masing dinas masih melakukan pendataan baru kita akan mengetahui berapa besar anggaran yang dibutuhkan untuk dana tanggap darurat,” imbuhnya.

Sementara saat ditanya mengenai masalah berapa nilai kerugian akibat gempa bumi di Lotim, Mantan Kepala Dinas Perkebunan dan Kehutanan Lotim justru melemparkan persoalan ini ke Kabag Humas dan Protokol Pemkab Lotim,karena berdasarkan hasil rapat untuk suara keluar melalui satu pintu.

“Silahkan tanya ke pak Kabag Humas saja sesuai hasil rapat tanggap darurat di posko induk,” ujar Framadi AK berkilah.

Keterangan foto kondisi para pengungsi menjadi korban gempa bumi Sambelia dan Sembalun.‎

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

Komentar ditutup.