Wabup Lombok Timur Optimistis Industri Kreatif Mulai Bergeliat, Dorong Kecamatan Gelar Event Lokal

Keterangan foto:: Bupati Lotim H Haerul Warisin di dampingi Wabup H Edwin Hadiwijaya serta anggota Forkopimda hadir menonton pentas musik yang hadirkan grup musik OAS Band, serta Arie alesmana yang digelar di acara alunan budaya Pringgasela Raya. Minggu malam

LOTIM LOMBOKita – Wakil Bupati Lombok Timur, HM Edwin Hadiwijaya, menyampaikan optimismenya terhadap perkembangan industri kreatif di Kabupaten Lombok Timur yang dinilai mulai menunjukkan geliat positif.

karena saya ini semakin banyaknya kegiatan seni dan budaya yang digelar hingga tingkat kecamatan, hal ini salah satu indikator bahwa potensi ekonomi kreatif di daerah tersebut cukup besar dan perlu terus didorong.

“Kami sangat excited melihat industri kreatif mulai bergeliat di Lombok Timur. Kegiatan seni dan budaya yang mulai masuk ke tingkat kecamatan menunjukkan potensi yang besar,” ujarnya.di sela hadiri pertunjukan musik dalam acara alunan budaya Pringgasela Raya. Minggu malam.

Ia berharap geliat tersebut dapat diikuti oleh kecamatan-kecamatan lainnya dengan menghadirkan kegiatan kreatif yang mampu membuka ruang ekspresi bagi masyarakat sekaligus menggerakkan perekonomian lokal.

” kegiatan kreatif di tingkat lokal tidak harus selalu digelar secara megah, maupun menghadirkan artis papan atas., ” Sebutnya. Menurutnya, yang lebih penting adalah adanya konsistensi kegiatan sehingga ruang kreativitas dan perputaran ekonomi masyarakat terus berjalan.

Sejumlah agenda kreatif saat ini telah digelar maupun dipersiapkan di beberapa lokasi strategis. Di antaranya kegiatan di kawasan Rumah Susun, Car Free Day dan Car Free Night di Pringgabaya, peringatan 1 Muharram, hingga agenda yang direncanakan berlangsung di Sembalun pada September mendatang.

Pemerintah daerah, kata Edwin, menargetkan dalam satu tahun dapat memetakan potensi masing-masing wilayah dan sedikitnya menyelenggarakan dua kegiatan berskala besar di setiap wilayah yang memiliki potensi.

Namun, ia juga menyoroti durasi penyelenggaraan event yang dinilai masih terlalu singkat jika dikaitkan dengan dampaknya terhadap pelaku UMKM.

“Kalau acaranya hanya satu atau dua malam, tentu dampaknya bagi UMKM belum maksimal. Idealnya kegiatan bisa berlangsung sekitar satu minggu sehingga antusiasme masyarakat dan omzet para pelaku UMKM bisa lebih optimal,” jelasnya.

Meski demikian, Edwin menilai geliat kegiatan seni dan industri kreatif yang mulai tumbuh di Lombok Timur telah memberikan angin segar bagi masyarakat.

Aktifnya para seniman, pelaku usaha kreatif, serta UMKM lokal diharapkan mampu menciptakan efek domino (domino effect) terhadap perekonomian masyarakat di sekitar lokasi kegiatan.

“Yang kita harapkan bukan hanya acaranya selesai, tetapi ada pergerakan ekonomi yang terus tumbuh dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.

Dipertengahan pertunjukan musik, Bupati Lotim H Haerul Warisin, bersama Seksa Lotim HM Juaini Taofik, Kapolres Lotim Ariakta gagah Nugraha, Dandim 1615 Lotim Letkol Inf Hadiyansyah turut hadir ikut menonton pentas musik di acara alunan budaya Pringgasela Raya yang digelar di lapangan Pringgasela