TMMD Tahun 2021 Usai, Bupati Lombok Tengah: Alhamdulillah dan Terima Kasih TNI
LOMBOKita – Bupati Lombok Tengah, H. Lalu Pathul Bahri merasa bahagia atas selesainya pelaksanaan kegiatan TMMD ke-111 tahun 2021 di kabupaten Lombok Tengah yang telah dimulai sejak tanggal 15 Juni 2021 lalu.
Menurut bupati, program TMMD memiliki harapan besar terhadap peningkatan jalinan kerjasama antara seluruh instansi baik TNI/Polri, Sipil di wilayah Lombok Tengah dalam konteks peningkatan kesejahteraan masyarakat pada seluruh aspek kehidupan.
“Atas nama pemerintah daerah dan masyarakat Lombok Tengah, saya mengucapkan Alhamdulillah dan terima kasih kepada jajaran TNI, khususnya Kodim 1620/Wirabhakti serta seluruh pihak yang terlibat baik secara langsung maupun tidak langsung dalam kegiatan itu,” upap Bupati Lombok Tengah, H. Lalu Pathul Bahri.
Bupati menekankan agar hasil yang telah terlaksana untuk dirawat sebaik-baiknya. Kemudian, spirit kebersamaan yang telah terbangun melalui kegiatan TMMD agar tetap dijaga sebagai modal bersama dalam membangun Lombok Tengah.
Sementara itu, Komandan Kodim 1620/WB etkol Inf I Putu Tangkas Wiratawan S.IP secara resmi menyerahkan hasil program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-111 tahun 2021 di Ballroom lantai 5 kantor Bupati Lombok Tengah, Rabu (14/7/2021).
Dandim menjelaskan TMMD telah dikerjakan selama 30 hari mulai dari 15 Juni sampai 14 Juli 2021, yang dilaksanakan di beberapa tempat yakni Desa Aik Bukaq Kecamatan Batukliang Utara, Desa Bonjeruk Kecamatan Jonggat, Desa Kawo kecamatan Pujut, Desa Bilebante dan Desa Sintung Kecamatan Pringgarata.
Dandim menyebutkan, TMMD ke-111 tahun ini meliputi sasaran fisik antara lain pembukaan jalan baru 4 x 760 meter menghubungkan dusun Mesoran menuju dusun Seganteng Bat desa Aik Bukak 100 persen, pembuatan jembatan 4×4 meter 1 buah 100 persen, pembuatan plat deker 2×4 meter 1 buah 100 persen, pemasangan gorong-gorong 4 titik 100 persen, talud panjang 30 meter tunggi 1,5 meter 100 persen.
Sasaran kedua pembukaan jalan baru 3×791 meter menghubungkan dusun Surebaye menuju dasan Kebon Tengak Bat Peken desa Bonjeruk 100 persen, pembuatan plat deker 2 buah 100 persen, pemasangan gorong-gorong 2 titik 100 persen,
Sasaran ketiga yakni pembukaan jalan baru 3×471 meter di dusun Jenggala menuju Tapon Timur desa Bilebante 100 persen, pembuatan plat deker 1×3 meter 2 buah 100 persen.
Sasaran keempat yakni pembukaan jalan baru 4×1.520 meter di dusun Sarang Angin menuju saluran irigasi perbatasan desa Kawo dengan desa Gapura 100 persen, pembuatan plat deker panjang 2×4 meter 100 persen,
Sasaran kelima pembukaan jalan baru 3×714 meter di dusun Lempenge menuju dusun Sintung Timur 100 persen, pemasangan gorong-gorong 5 titik 100 persen.
Adapun sasaran non fisik telah dilaksanakan dengan baik meliputi penyuluhan kesadaran bela negara, wawasan kebangsaan, kesehatan dan stunting, pertanian, Kamtibmas, KB KES, peternakan, bencana alam, kegiatan di Posyandu dan Posbindu, HAN Pangan, sosialisasi Prokes Covid-19, penyuluhan narkoba, penyuluhan rekrutmen prajurit TNI, dan sosialisasi tentang pompa Hidram.
Sasaran tambahan diantaranya rehab Mushola Rabul Iman dusun Sarang Angin desa Kawo berupa pintu gerbang panjang 3 meter x lebar 2,5 meter, pemelesteran, pengecatan tembok pagar panjang 80 meter 100 persen.
Kemudian, peninggian tanggul sungai 1 meter dan lebar 5 meter untuk mengairi lahan pertanian seluas 100 hektar di dusun Siwi desa Setuta kecamatan Janapria 100 persen, penanaman pohon nangka dan sentul sebanyak 5000 pohon di lokasi sasaran TMMD 100 persen, rehab Mushola Kholid bin Walid dusun Kebon Tengak desa Bonjeruk, Plester keliling tembok pembatas = 180 M2 100 persen, penembokan kerusakan sebelah kanan 8,20 M2 100 persen, buka lahan pertanian baru luas 11,6 Ha di dusun Serangan desa Selong Belanak 100 persen.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemda kabupaten Lombok Tengah atas dukungan dana dari APbD tahun 2021. Terima kasih juga kepada Mabes TNI,” tutup Dandim.
Sementara itu, Kasrem 162/WB Kolonel Arm I Made Kariawan mengatakan semua merasa prihatin terhadap pandemi Covid-19 yang masih melanda di seluruh dunia termasuk semua wilayah Indonesia.
“Untuk itu, mari kita bersama-sama menjaga kesehatan pribadi dan keluarga agar terhindar dari pandemi dengan selalu mempedomani protokol kesehatan. Kita bersama-sama berdoa, semoga semua bencana yang melanda wilayah kita cepat berakhir sehingga masyarakat bisa beraktifitas seperti sedia kala,” ajaknya.
Hari ini, seluruh masyarakat dan instansi terkait, Pemda serta Prajurit TNI telah dapat menyelesaikan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-111 dengan baik dan sukses. Selama satu bulan penuh kegiatan TMMD diselenggarakan dengan melibatkan Prajurit TNI serta komponen masyarakat yang tersebar di wilayah Kabupaten/Kota se-Bali Nusra, dengan harapan dapat menggelorakan kembali semangat gotong royong dan sebagai momentum untuk berpartisipasi membantu pemerintah dalam memutus rantai penyebaran Covid-19 ditengah- tengah situasi Pandemi saat ini.
“Saya mendapat laporan bahwa sasaran dan volume pekerjaan TMMD cukup berat, sedangkan sarana dan prasarana serta waktu yang dibutuhkan sangat terbatas, namun dengan semangat, kekompakan dan disiplin serta rasa tanggung jawab dari semua pihak, baik TNI, Polri, masyarakat dan instansi terkait lainnya bersatu padu, bahu membahu menyelesaikan program TMMD Ke-111 sehingga semua sasaran dapat diselesaikan dengan baik dan tepat waktu,” jelasnya.
Dengan berakhirnya TMMD ini, pihaknya mengucapkan terima kasih kepada para Bupati/Walikota atas dukungan dan partisipasinya yang telah mengalokasikan dana APBD dalam kegiatan TMMD Ke-111 dan juga kepada Kementerian/LPNK yang telah bersinergi dengan baik dalam program TMMD, terlebih kepada masyarakat dan semua pihak yang telah membantu kelancaran pelaksanaan kegiatan TMMD di wilayah jajaran Kodam IX/Udayana. Mudah-mudahan apa yang telah dibangun ini dapat membantu menumbuhkan semangat dan inovasi yang kuat dalam mewujudkan pembangunan di daerah.
“Saya mengharapkan masyarakat untuk ikut merasa memiliki dan peduli terhadap hasil-hasil yang telah dicapai dalam pelaksanaan TMMD kali ini. Pelihara dan rawat dengan baik sarana dan prasarana yang telah dibangun, sehingga manfaatnya dapat dinikmati dalam jangka waktu yang lama,” ungkapnya.
Pada penutupan TMMD Ke-111 dengan mengambil Tema TMMD Wujud Sinergi Membangun Negeri untuk itu saya mengajak mari kita pertahankan semangat kebersamaan dan kemanunggalan antara TNI-Rakyat, TNI selalu siap, hadir di tengah-tengah masyarakat dengan membantu menyelesaikan permasalahan dan memberikan kontribusi untuk kesejahteraan masyarakatnya.
“Kita tidak boleh mudah terhasut dan terprovokasi oleh pihak manapun yang dapat merusak persatuan dan kesatuan bangsa serta keutuhan NKRI,” pesannya.
Ia mengajak untuk melestarikan semangat gotong royong sebagai warisan budaya Bangsa Indonesia yang sudah terbina dengan baik selama ini. Mari pelihara hasil program TMMD Ke-111, agar manfaatnya dapat dinikmati oleh masyarakat dalam kurun waktu yang cukup panjang dan adakan perawatan yang baik bersama masyarakat secara mandiri/swadaya.
Kepada para Dansatgas TMMD ke-111, lakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap pelaksanaan TMMD untuk dijadikan bahan perbaikan pada TMMD mendatang. Kemudian, kepada para Prajurit yang tergabung dalam Satgas TMMD, dengan selesainya kegiatan ini segera kembali ke induk pasukan masing-masing dan perhatikan faktor keamanan selama dalam perjalanan dan tetap jalin komunikasi yang baik dengan masyarakat.
“Sebelum mengakhiri amanat ini, saya pangdam IX/Udayana selaku Pengendali Kegiatan Operasional TMMD mewakili seluruh Prajurit TNI dan Polri, menyam-paikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat apabila selama pelaksanaan TMMD ada tutur kata, tindakan maupun perbuatan prajurit yang kurang berkenan di hati masyarakat,” imbuhnya.
