Tim Opgab Bongkar Paksa Puluhan Rumah Di Kawasan TNGR‎

LOMBOKita – Petugas Operasi Gabungan (OPGAB) penertiban lahan pesugulan Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) membongkar paksa puluhan bangunan semi permanen yang didirikan warga Jurang Koak, Desa Bebidas, Kecamatan Wanasaba diatas lahan milik TNGR,Selasa (17|9).‎

Sementara aksi pembongkaran tersebut melibatkan petugas dari TNI, Polri, Polhut, Polisi Pamong Praja (Sat.Pol.PP) Lotim. Dengan terlebih dahulu memberikan kesempatan kepada warga untuk membongkar sendiri bangunan yang didirikan tersebut.Namun tidak ada yang berani datang ke lokasi kawasan hutan TNGR,karena dikhawatirkan takut diamankan petugas.

Begitu juga aksi pembongkaran tersebut sampai berita ini diturunkan berjalan lancar, tanpa adanya warga yang melakukan perlawanan atas apa yang dilakukan petugas Opgab tersebut.

Sementara hasil pantauan media ini dilapangan petugas Opgab langsung menyisir bangunan semi permanen yang didirikan warga Jurang Koak,tanpa ada ijin dari pihak TNGR. Dengan membongkar paksa dari satu bangunan ke bangunan lainnya.

Begitu juga tanaman pepaya dan durian yang ditanaman warga ditebang, karena tidak diperbolehkan menanam buah-buahan dikawasan TNGR. Sedangkan tanaman seperti pohon ubi,wartel, terong maupun lainnya masih diberikan kesempatan untuk dipanen warga.

” Hari ini kami melakukan pembongkaran terhadap bangunan semi permanen yang didirikan warga Jurang Koak diatas lahan TNGR, karena sudah memberikan kesempatan untuk membongkar sendiri tapi tidak ada yang datang,” tegas Kepala Balai TNGR NTB,Sudiyono di lokasi kawasan TNGR.

Ia juga menegaskan untuk sementara jalannya penertiban dan pembongkaran bangunan semi permanen berjalan aman.Dengan petugas gabungan terus melakukan penyisiran bangunan yang masih berdiri untuk kemudian dilakukan pembongkaran.

” Silahkan saja warga mengambil bahan bangunan yang telah dibongkar kami persilahkan,” imbuh Sudiyono.

” Opgab ini berakhir sampai Rabu besok,akan tapi petugas tetap akan ditanbaykan sampai bulan Desember 2019 di lahan TNGR,” kata Kasi Wilayah II TNGR,Beniktus Rio.‎

Sementara ditempat terpisah Kades Bebidas,Harmain mengatakan pihaknya sudah memberitahukan kepada warga untuk melakukan pembongkaran bangunan yang didirikan di lahan TNGR saat ini.Namun tidak ada yang berani,karena kemungkinan takut atau gimana.

” Kami sudah himbau kepada warga untuk bongkar bangunan di lahan TNGR tapi tidak yang berani datang untuk melakukan itu,”tegasnya.

Sementara sejumlah warga yang diminta tanggapannya mengatakan kalau pihaknya tidak berani datang ke lokasi lahan TNGR,meskipun sudah ada permakluman untuk membongkar sendir bangunan semi permanen yang didirikan.

” Kami takut datang karena trauma dengan kasus opgab sebelumnya,karena ada yang ditangkap,”kata warga yang enggan disebutkan identitasnnya.‎