Telat Senam Pagi, Tiga ASN Loteng Dihukum Push-up
LOMBOKita – Tiga ASN lingkungan Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat terpaksa menjalani hukuman lantaran telat mengikuti acara senam pagi di Alun-alun Tastura Praya, Jumat (5/4/2019).
Ketiga ASN itu datang saat acara senam pagi akan berakhir. Begitu dilihat Bupati Lombok Tengah HM Suhaili Fadil Tohir, ketiganya langsung disuruh maju dan berdiri di panggung instruktur senam.
Awalnya, ketiga ASN itu malu-malu untuk maju karena dilihat seluruh ASN lain yang telah memenuhi lapangan Muhajirin Praya di Alun-alun Tastura.
“Ayok maju, maju. Naik ke panggung,” teriak Bupati menggunakan loudspeaker sambil berdiri di Bencingah Adiguna Praya.
Bupati kemudian memberikan hukuman berupa push-up sebanyak 10 kali kepada dua ASN laki-laki dan satu perempuan itu.
Selain memberikan sanksi, Bupati Suhaili FT juga membacakan ikrar berupa janji agar tidak telat lagi pada seluruh kegiatan yang dilakukan pemerintah daerah.
Seperti diketahui, pemerintah Kabupaten Lombok Tengah telah memprogramkan acara senam pagi setiap hari Jumat sebelum para pelayan masyarakat di daerah itu memulai aktivitas.
Tidak saja dilakukan di Alun-alun Tastura, terkadang senam pagi Jumat dilakukan secara keliling ke 12 kecamatan yang ada di daerah ini.
