SIM MUTIARA Segera Diluncurkan

LOMBOKita – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, segera meluncurkan aplikasi sistem informasi manajemen kepegawaian Kota Mataram atau disebut “SIM MUTIARA”.

“Kami merencanakan ‘SIM MUTIARA’ diluncurkan pada 10 November 2017,” kata Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDM) Kota Mataram Baiq Nelly Kusumawati Ma’ruf di Mataram, Kamis.

Dikatakannya, peluncuran aplikasi “SIM MUTIARA” diawali dengan pengumpulan petigas administrasi kepegawaian di organisasi perangkat daerah (OPD) pada akhir bulan ini.

Tujuannya, agar saat peluncuran nanti semua petugas di OPD sudah dapat menguasai aplikasi tersebut sehingga memudahkan dalam melakukan proses administrasi kepegawaian apartur sipil negara (ASN) pada OPD bersangkutan.

“SIM MUTIARA ini untuk menyimpan data base ASN berbasis android. Jadi mempermudah ASN mengakses data kepegawainya termasuk memperbaharui data-data lama, tanpa melalui komputer,” katanya.

Namun untuk dapat mengakses “SIM MUTIARA” setiap ASN harus memiliki kata sandi, untuk menjaga kerahasiaan dokumen-dokumen kepegawaian.

Selama ini, lanjut Nelly, data kepegawaian dilakukan secara manual, sehingga ketika ada kenaikan pangkat, atau kenaikan gaji berkala, PNS selalu dimintakan data-data termasuk SK CPNS dan PNS yang saat ini berjumlah 5.614 orang termasuk guru.

“Mestinya itu menjadi tanggung jawab pelayanan BKPSDM terhadap para PNS, dan BPKSDM harus memiliki data semua PNS dalam sebuah sistem,” katanya.

Oleh karena itu, melalui aplikasi “sim mutiara” diharapkan ASN bisa mengurus sendiri kenaikan gaji berkala, kenaikan pangkat dan lainnya bisa langsung mengakses secara elektronik, tanpa dimintakan SK dan lainnya.

Menurutnya, dengan adanya data base melalui aplikasi tersebut akan terkoneksi juga dengan e-formasi, e-kinerja, e-displin dari Badan Kepegawaian Nasional.

“Dengan demikian, pimpinan OPD maupun kepala daerah dengan mudah melakukan kontrol terhadap disiplin dan kinerja ASN,” katanya.

Selain merancang data base berbasis “android” bagi PNS, mantan Kepala Bagian Umum Setda Kota Mataram ini juga akan melakukan pendataan terhadap pegawai tidak tetap (PPT) di kota ini.

“PTT juga menjadi atensi kami untuk melihat kelayakan dan kebutuhan di setiap satuan kerja perangkat daerah (SKPD),” ujarnya.