Rahasia Kehangatan Istana Cipanas

Selain Presiden Soekarno, Edhi Baskoro Yudhoyono, putra ke-2 Presiden Susilo Bambang Yudhyono juga menikah di Istana Cipanas. Serambi belakang digunakan untuk tempat mempelai laki-laki, sedangkan perempuan di paviliun Yudhistira, ada tenda besar menutupi pohon besar di tengah taman istana.
Rahasia Kehangatan Letak rahasia kehangatan istana Cipanas terletak di dua sumber mata air panas di bagian tengah kompleks istana.
Terdapat dua bangunan pemandian, bangunan pertama dikhususkan untuk mandi presiden dan wakil presiden beserta keluarganya. Bangunan kedua yang lebih besar dari yang pertama disediakan untuk rombongan yang menyertai presiden atau wakil presiden.
Sumber air panas diprediksi berasal dari rembesan kawah Gunung Gede, sumber itu berjarak tidak kurang 20 kilometer dari Gunung Gede yang saat ini sudah tidak aktif lagi sebagai gunung vulkanik sehingga saat ini suhu mata air itu hanya pada kisaran 30 derajat celcius, tidak sampai 48 derajat seperti dulu. Air di bak penampungan pun lebih jernih, kadar belerangnya pun lebih rendah.
Kolam yang dicat biru dengan kedalaman sekitar 80 cm itu tampak terisi air jernih dan tak tampak mengepulkan asap belerang.
Tidak jauh sebelum gedung pemandian, tampak sebuah danau terbuka yang berdiri di atas kolam pemancingan ikan. Selain itu, di sebelah kiri halaman belakang gedung induk juga terdapat masjid Baiturrahim rangkaian bangunan ruang perkantoran. Di samping itu, di sisi sebelah kiri gedung induk ada rumah kebun yang digunakan sebagai tempat pembibitan dan perancangan taman bunga dan taman hutan istana.
Jauh terpencil di halaman belakang istana terdapat bangunan mungil dinamakan gedung bentol, sekeliling dinding tembok luar serta pelataran depan dan samping bangunan ini berhiaskan batu berbentuk bentol. Bangunan mungil itu dibangun arsitek RM Sudarsono dan F Silaban.
