Polres-Pemkot Mataram Kerjasama Bina Calon Polri
LOMBOKita – Kepolisian Resor Mataram menggandeng Pemeritah Kota Mataram bekerja sama untuk melaksanakan penjaringan dan pembinaan calon anggota Polri.
Kerja sama tersebut dikuatkan dengan penandatanganan nota kesepahaman antara Kepolisian Resor (Polres) Mataram dalam hal ini Kapolres Mataram AKBP Muhammad SIK dengan Pemeritah Kota Mataram yang dilakukan Sekretaris Daerah Kota Mataram H Effendi Eko Saswito, di Mataram, Nusa Tenggara Barat, Senin.
Kapolres Mataram AKBP Muhammad seusai penandatanganan nota kesepahaman kerja sama mengatakan, dengan adanya kesepakatan ini maka pemerintah kota siap membantu Polres Mataram untuk mencari bibit-bibit unggul dari pelajar yag berminat masuk menjadi anggota Polri.
“Setelah ini, kami akan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan untuk menyosialisasikan program terbaru kami terutama untuk pelajar tingkat SMA,” katanya.
Menurutnya, apabila anak-anak sudah terjaring maka anak-anak tersebut akan mendapatkan pelatihan khusus menjadi anggota polri, dengan mengikuti tahapan yang telah ditetapkan.
Tahapan yang dimaksudkan itu antara lain pengecekan kesehatan, jasmani, kesamaptaan, psikotes dan lainnya. Setelah dinyatakan lulus, maka mereka akan mendapatkan pelatihan dan pembinaan rutin dari anggota Polres Mataram.
“Dengan demikian, pada saat ada pengumuman pembukaan seleksi calon anggota Polri, mereka tidak kaget lagi karena sudah siap secara fisik dan mental,” ujarnya.
Dikatakan, untuk mempersiapkan diri menjadi calon anggota Polri butuh waktu tidak hanya berbulan-bulan tapi bertahun-tahun dan tidak bisa instan.
“Namun, bimbingan yang kami berikan ini tidak menjamin mereka akan lulus menjadi anggota Polri, karena ini bagian upaya kita untuk membibit putra/putri daerah jangan sampai kalah saing dengan pendaftar dari luar,” katanya.
Di samping itu, penjaringan dan pembinaan calon anggota Polri tersebut sekaligus menambah jumlah anggota Polri dari daerah lokal.
“Pembinaan yang kami berikan kepada pelajar yang akan masuk anggota Polri ini diberikan secara gratis, jadi jangan ragu untuk mengikuti tes yang akan kami lakukan di sekolah-sekolah,” katanya.
Menurutnya, pelatihan calon anggota Polri itu segera dimulai dengan melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah, pendataan, pengecekan kesehatan dan pelatihan.
Pelatihan dilaksanakan hingga proses tahapan pembukaan seleksi calon anggota Polri tahun 2018. Mulai saat ini kegiatan tersebut akan menjadi kegiatan rutin Polres Mataram setiap tahun.
Lebih jauh Kapolres Mataram mengatakan, kegiatan pembinaan calon anggota Polri tersebut sekaligus untuk menghilangkan label negatif di lembaga Polri yang menyebutkan jika ingin menjadi polisi harus membayar dengan nilai tertentu.
“Kegiatan ini sekaligus menggugurkan label negatif yang selama ini melekat di masyarakat. Kalau kita memenuhi syarat tidak ada yang bisa menghalagi atau menggugurkan kita dalam setiap tahapan tes,” katanya.
Sementara Sekretaris Daerah Kota Mataram H Effendi Eko Saswito selaku perwakilan dari pemerintah kota memberikan dukungan penuh terhadap program yang dicanangkan pihak Polres Mataram itu.
“Sepanjang dibutuhkan, kami siap mengalokasikan dana untuk mendukung kegiatan tesebut agar terjaring calon anggota Polri dari Mataram yang andal,” ujarnya.
