Peningkatan Status, Dikbud Lotim Usulkan 4.876 Guru PW Menjadi Guru Penuh Waktu
LOTIM LOMBOKita – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lombok Timur mengusulkan perubahan status guru sebanyak 4876 guru paruh waktu menjadi Guru Penuh.
Usulan ini ditujukan langsung ke pemerintah daerah Lombok Timur yang ditembuskan ke Direktur GTK Kementerian pendidikan dasar dan menengah RI.untuk memberikan kejelasan status bagi 4.876 Tenaga PPPK Paruh Waktu di lingkup Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lombok Timur,
“Saya sudah bersurat agar bagi seluruh tenaga pendidik dan tenaga kependidikan PPPK Paruh Waktu dapat di naikkan statusnya tanpa tes atau tahapan sejenis lainnya, agar dapat menjadi tenaga pendidik dan tenaga kependidikan PPPK Penuh Waktu,”kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lombok Timur M Nurul Wathoni jum’at (6/3).
Menurut Wathon, alasan perubahan status dari guru paruh waktu menjadi guru penuh waktu ini katanya yang pertama, Keberadaan Tenaga PPPK Paruh Waktu d lingkup Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lombok Timur sangat dibutuhkan baik di satuan pendidikan sebagai guru, TU, dan operator sekolah maupun di Kantor UPTD serta di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lombok Timur sebagai akibat dari masih adanya kekurangan SDM tenaga pendidik dan tenaga kependidikan,
kedua, Seluruh Tenaga PPPK Paruh Waktu yang ada telah terbukti memiliki masa kerja pengabdian yang panjang di lingkup Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lombok Timur bahkan banyak yang lebih dari 10 tahun dan tentu telah memiliki kontribusi dalam ikut mencerdaskan anak bangsa di Lombok Timur.
ketiga, . Hampr 90% Tenaga PPPK Paruh Waktu di lingkup Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lombok Timur telah sertifikasi artinya bahwa mereka adalah tenaga pendidik yang telah profesion al sehingga sangat layak untuk diberikan status sebagai Tenaga PPPK Penuh Waktu.
“Saya melihat bahwa tenaga PPPK paruh waktu ini, membutuhkan peningkatan kesejahteraan, dan peningkatan karir sehingga perlu perubahan status menjadi PPPK penuh waktu, “ujarnya.
