Pengurus Alumni Ponpes Darul Muhibbin NW Mispalah Dikukuhkan. Ustaz Saparuddin jadi Ketua

LOMBOKita – Puluhan pengurus Ikatan Alumni Mispalah (Ilmiah) Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Muhibbin NW Mispalah, Praya Kabupaten Lombok Tengah dikukuhkan.

Pelantikan tersebut dipusatkan di aula Ponpes setempat, Ahad (26/11/2023) malam.

Pengurus Ponpes Darul Muhibbin NW Mispalah Praya TGH. Habib Ziadi MPd mengatakan, keberadaan alumni sangat membantu keberadaan Ponpes. Pasalnya alumni punya program tersendiri, dalam menjalankan misi visi mengembangkan keberadaan Ponpes di luar.

“Mohon kepada para alumni yang dilantik, dalam melahirkan program, koordinasi dengan pengurus Ponpes harus di kedepankan, agar program Ponpes dengan alumni sejalan,” Katanya.

Dikatakannya, Ponpes Darul Muhibbin NW Mispalah Praya, salah satu Ponpes yang ada di tengah Kota Kabupaten, yang telah melahirkan banyak alumni. Dan alumninya, tidak sedikit jadi pejabat, para tuan guru, pengusaha, aparat dan yang lainnya.

Lulusan Ponpes Darul Muhibbin NW Mispalah Praya ini, kata Caleg Perindo ini, tidak sedikit saat ini sedang menuntut ilmu di Makkah, Yaman, termasuk di salah satu Ponpes di Jember Jatim.

“Biar semakin kuat, kami minta ketua ILMIAH, segera mengkoordinir para alumni yang saat ini masih belajar di luar negeri ataupun luar daerah, bila perlu pengurus di masing-masing bidang ada keterwakilan dari alumni yang masih menuntut ilmu,” pintanya.

Sementara itu TGH. Damanhuri dalam tausyiahnya mengatakan, Ponpes Darul Muhibbin adalah madrasah tertua setelah Ponpes Darul Muhajirin, khususnya lembaga pendidikan MI.

“Dulu semasih di Merang, yang saat ini jadi lokasi Bendungan Batujai, Darul Muhibbin bernama Islahul Ikhwan dan lembaga pendidikan MI nya, sudah ada sebelum Ponpes Darul Muhajirin, Darul Muhibbin dan Darul Muhajirin, saya ibaratkan adik dan kakak,” terangnya.

Almagfurulah Maulana Syaikh, lanjutnya, pernah menyebutkan kalau Ponpes Darul Muhibbin adalah Ponpes berkah. Karena itu, pihaknya berharap, perhatian para alumni terhadap keberadaan madrasah tempat pernah menuntut ilmu ini, mendapatkan keberkahan.

Dan semoga semua program yang sudah digagas dan akan dilahirkan, berjalan sesuai harapan.

“Di bawah ketua yang baru, saya harapkan program pengurus lama dilanjutkan, termasuk koordinasinya juga harus lancar,” sambung TGH. Sirul Wathoni Izzi, seusai pembacaan SK pelantikan.

Dilihat dari wajah wajah pengurus baru, semuanya masih energik. Terutama pengurus cabang yang ada di Anjani Lotim dan Mataram. Atas hal itu, pihaknya menaruh harapan besar, semoga semua program terlaksana.

“Saya yakin dibawah ketua baru saudara Saparuddin, ILMIAH NW Mispalah, mampu membawa perkumpulan ini lebih baik. Khsusus pengurus cabang yang ada di Anjani dan Mataram, silahkan laksanakan misi visi ILMIAH, tapi ingat program pendidikan jangan sampai terbengkalai,” pintanya.

Sementara itu ketua ILMIAH NW Saparuddin mengucapkan banyak terima kasih kepada pengurus Ponpes, yang telah menginisiasi pelantikan ini terlaksana.

Guna memantapkan program yang akan dilaksanakan, pihaknya akan membuat ruang khusus, sebagai tempat tukar pikiran dalam melahirkan program lima tahun ke depan.

“Baik secara langsung ataupun Daring, masing-masing koordinator nanti kita bermusyawarah, kita bahas seluruh agenda yang akan kita jalankan,” katanya.

Selanjutnya, kepada pengurus cabang di masing-masing daerah, nanti nama nama pengurus inti, akan di masukkan di grup khusus pengurus pusat. Segala program di sana kita bedah, dan selanjutnya itu nanti di sampaikan ke anggotanya masing-masing.

Ia menambahkan, salah satu cara menjaga keberkahan ilmu yang sudah didapatkan selama masih nyantri di Ponpes ini, minimal ikut berpartisipasi dalam menjaga dan mendukung program Ponpes, termasuk kegiatan malam ini.

“Keberkahan ilmu itu mari kita jaga, saya yakin semua alumni tidak ada yang berkarakter “KACANG LUPA AKAN KULITNYA” dan mari kita rajut kebersamaan lewat perkumpulan alumni ini, dalam menjaga marwah Ponpes kita tercinta ini” pintanya. )*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini