Pemkab Lombok Utara Terima Kunker DPRD Batang

LOMBOKita – Pemerintah Kabupaten Lombok Utara menerima kunjungan kerja Komisi B DPRD Kabupaten Batang, Provinsi Jawa Tengah, Kamis.

Kunjungan kerja yang dilakukan ini dalam rangka menggali sejumlah potensi dan program kesehatan yang dibangun pemerintah Lombok Utara untuk dijadikan study komparasi di daerah tersebut.

Dalam kunjungan kerja rombongan parlemen Batang ini diterima langsung Wakil Bupati Lombok Utara, Kepala Dinas Kesehatan, Asisten I Setda KLU, Kabag Pemerintahan, dan sejumlah pejabat lainnya.

Pemerintah Lombok Utara membeberkan sejumlah program inovasi yang dicetuskan dalam rangka memberikan pelayanan kualitas kesehatan kepada masyarakat.

“Sejumlah program pelayanan kepada masyarakat kami berikan diantaranya program Sapu bersih gizi buruk (Saber gebuk) dan telah memberikan dampak terhadap kesehatan bayi penurunan angka stunting di Lombok Utara, kami juga memiliki program pelayanan kesehatan gratis dengan membuat program Universal Health corvergae (UHC) yang mana sekrang kartu Lombok Utara sehat,” ungkap Kadis Kesehatan Lombok Utara Khaerul Anwar.

Tidak saja itu, soal dokter desa pun dicuatkan Dinas kesehatan Lombok Utara dimana dihadapan rombongan, program ini menjadi visi misi Bupati Lombok Utara yang mana saat ini sudah ada dokter desa ditempatkan dengan memberikan jam kerja tambahan dipuskesmas-puskesmas.

Sementara itu, Wakil Bupati Lombok Utara Sarifudin mengatakan tidak saja soal kesehatan yang menjadi perhatian serius, sebagai upaya mengejar IPM, pemerintah juga tengah fokus pada persoalan pendidikan, dimana Lombok Utara berupaya menekan angka drop out (DO) dengan membentuk tim Sauber DO.

“Jadi anak-anak yang putus sekolah itu kami cari dan minta untuk sekolah kembali, jika tidak mampu kami siapkan beasiswa,”ujarnya.

“Kami juga menyekolahkan dokter spesialis untuk S2 yang dibiayai daerah,” imbuh Sarif.

Kabupaten Batang diketahui memiliki 248 desa dengan 15 kecamatan dan 758 ribu penduduk, disamping itu untuk APBD daerah ini mencapai 1,8 triliun tentu jauh lebih tinggi dari Lombok Utara, namun menilai ada program inovasi menarik dari Lombok Utara yang bisa menjadi kajian study untuk pemerintah Kabupaten Batang.

Ketua Komisi B Bantang Edi Susanto menyampaikan ada ketertarikan dari sejumlah program yang cuatkan oleh pemerintah Lombok Utara , terutama soal dokter desa yang jarang didengar dikabupaten lain, dan juga kaitan dengan inovasi program Saber gebuk yang sukses menurunkan angka stunting di Lombok Utara.

“Kami rangkum dan nanti akan kami dorong pemerintah daerah Batang untuk membuat sebuah kebijakan yang dapat memberikan kualitas kesehatan masyarakat lebih baik, program daerah Lombok Utara akan kami komparasikan,” bebernya.