Pemkab Akan Berikan Reward Bagi Desa Yang Berprestasi
LOMBOKita – Permasalahan sampah hingga saat ini, masih menjadi momok bagi masyarakat dan pemerintah, sehingga berbagai terobosan dan sosialisasi terus di gaungkan, guna mewujudkan Lotim dan NTB bebas dari sampah, sebagaimana yang tertuang dalam misi visi Bupati dan wakil Bupati terpilih (SUKMA), saat kampanyee yaitu satu desa satu pengelolaan sampah.
Untuk mewujudnya NTB bebas dari sampah, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Lombok Timur,menyelenggarakan Sosialisasi Program Bupati dan Wakil Bupati Lotim, tentang Satu Desa Satu Pengelolaan Sampah untuk mendukung NTB Waste/ NTB Bersih, yang berlangsng dui Lpangan umum Desa Dasan Lekong Kecamatan Sukamulia, Senin (5/3) dihadiri wakil Gubernur NTB Hj Sitti Rohmi Djalilah, Bupati Lotim HM Sukiman Azmy, termasuk seluruh kepala desa se Lombok Timur.
Bupati Lotim H. M. Sukiman Azmy dalam kegiatan sosialisasi di hadapan para kepala desa, mengatakan, pihaknya akan memberikan reward terhadap desa yang berhasil memberantas kasus stanting, dan penanganan masalah sampah.
“Desa yang berhasil menangani kasus stanting kita berikan reward berupa Umroh, hal yang sama juga akan diberikan kepada desa yang bergasil menangani masalah sampah di desanya,” ungkapnya.seraya berpesan kepada seluruh kepala desa dan aparatnya lebih intens untuk turun ke tengah-tengah masyarakat, melihat langsung kondisi masyarakatnya.
“selama ini informasi yang terjadi di desa, kebanyakan disampaiakan oleh LSM,media yang rajin turun ke lapangan, ,tidak ada yang disampaikan oleh kepala desa atau aparat desa,”ucapnya.
sehingga seluruh kepalada desa, harus lebih intens berkoordinasi dan jemput boia, biar reward dapat di raih, ” pemkab tidak akan berikan reward itu, kepada desa yang berbuat,” jelasnya.
Bupati juga mengatakan, tahun 2019 ada 14 Kepala Desa akan mendapatkan bantuan pengelolaan sampah dari pusat.
‘ Mari kita bangkitkan semangat, jangan hanya berharap bantuan dari Pemerintah Daerah aja,,” tegasnya, seraya mengarakan untuk program satu desa satu pengelolaan sampah akan di prioritaskan tahun 2020.
” tahun ini kita fokus untuk infrastruktur dan penanganan kasus stanting,” jelasnya, seraya mengajak seluruh masyarakat ikut berpartisifasi bersama dalam penanganan bersama dalam upaya mengatasi masalah kasus stanting dan penanganan sampah.
Dalam kesempatan itu juga Bupati memberikan apresiasi kepada kepala desa Dasan Lekong yang telah berhasil dalam penanganan sampah.
