Pemerintah Diminta Segera Eksekusi Pergantian Nama BIL
LOMBOKita – Pemerintah diminta untuk segera mengeksekusi terhadap pergantian nama Bandara International Lombok (BIL) menjadi Bandara International Zainuddin Abdul Madjid (Bizam) sebagaimana yang telah putuskan oleh pemerintah pusat.
Demikian ditegaskan Pengurus Besar PB NW, Dr.H.Rosyadi Sayuti saat diminta tanggapannya awak media di sela-sela membuka kegiatan Mubes ke-V Satgas Hamzanwadi di Birrul Walidain YPH PPD NW Pancor, Kamis (26|12).
” Kami mendorong kepada pemerintah untuk segera mengeksekusi keputusan pemerintah pusat pergantian nama BIL tersebut,” tegasnya.
Rosyadi yang juga mantan Sekda NTB mengatakan di setiap nama bandara menggunakan pahlawan nasional,bukan merupakan tokoh lokal. Sehingga perlu didasari warga di NTB untuk menghormati keputusan pemerintah pusat tersebut.
Dengan memberikan gelar Pahlawan Nasional kepada Almagfurlahu Maulana Syeikh TGKH.M.Zainuddin Abdul Madjid. Karena ketokohan beliau sehingga mendapatkan gelar tersebut. Apalagi di NTB ini baru satu pahlawan Nasionalnya, terkecuali lebih dari satu baru dipersoalkan.
” Sebenarnya tidak perlu ada polemik dan kontra produktif masalah pergantian nama BIL tersebut, karena sudah menjadi keputusan pemerintah pusat untuk dijalankan dan laksanakan,” ujarnya.
Lebih jauh Rosyadi menambahkan kalau ada perlawanan dan tantangan dalam penolakan pergantian nama BIL menjadi BIZAM.Maka tentunya pemerintah perlu melakukan komunikasi yang baik dengan kelompok yang menolak.
Begitu juga bagi yang mendukung hendaknya melakukan gerakan jangan sampai menganggu stabilitas keamanan menjadi tidak kondusif dalam melakukan gerakan.
“Mari kita semua tetap menjaga kondusitifitas dengan aman dan tertib,” pintanya.
Sementara apakah ada SK pencabutan yang dilakukan pemerintah pusat dalam hal ini Menteri Perhubungan RI mengenai masalah nama bandara tersebut. Mantan Sekda NTB mengaku dirinya belum mengetahui secara pasti.
” Saya belum tahu mengenai masalah pencabutan SK dari Menhub RI,” ujarnya.
