Paruh Liga, Barcelona Masih Perkasa
Kejamnya La Liga
Terkait performa minor Madrid di La Liga musim ini, tersiar kabar bahwa posisi Zidane berada di ujung tanduk bila tidak mampu memperbaiki performa Los Blancos musim ini. Prestasi Zidane selama menukangi Madrid sebenarnya tidak buruk-buruk amat. Pelatih berkebangsaan Prancis itu baru saja membawa Madrid meraih gelar juara Piala Dunia Antarklub, yang menjadi piala kelima Madrid selama periode 2017 ini.
Tapi masalahnya, posisi Zidane belum sepenuhnya aman dari ancaman pemecatan, meski Madrid masih berpeluang berpeluang meraih gelar di Liga Champions dan Copa del Rey. Presiden Madrid, Florentino Perez dikenal gemar memecat pelatih. Bukan tidak mungkin, Zidane terdepak dari kursi manajerial Madrid bila gagal memperbaiki performa tim asuhannya itu pada musim ini.
Sejauh ini, sudah ada lima pelatih yang kehilangan pekerjaannya di La Liga. Luis Zubeldia menjadi pelatih pertama yang dipecat pada musim ini. Ia terdepak dari kursi kepelatihan Deprtivo Alaves setelah dinilai gagal mengangkat performa tim tersebut. Selain Zubelda, ada beberapa nama seperti Fran Escriba (Villarreal), Manolo Marquez (Las Palmas), Pepe Mel (Deportivo La Coruna), dan Eduardo Berizzo (Sevilla) yang juga bernasib buruk.
Dari lima pelatih yang kehilangan pekerjaannya di La Liga, nasib Eduardo Berizzo yang paling nahas. Ia dipecat beberapa hari setelah menjalani operasi kanker prostat.
Berizzo sebenarnya mampu membawa Sevilla menempati posisi lima di klasemen sementara La liga dan lolos ke 16 besar Liga Champions. Tapi serentetan hasil buruk yang dialami Sevilla dalam empat pekan terakhir La Liga membuat dewan direksi Sevilla was-was dan akhirnya memutuskan mengakhiri kerjasama dengan Berizzo sebelum kompetisi musim ini berakhir.
