Panwaslu Lotim Jangan Main Mata Dengan Oknum Komisioner KPU
LOMBOKita – Jaringan Aktivis Peduli Daerah (Japda) Lombok Timur meminta kepada pihak Panwaslu Lotim untuk lebih serius lagi menangani kasus yang melibatkan oknum komisioner KPU Lotim. Jangan sampai berani “main mata” diantara kedua belah pihaknya sehingga kasusnya dimentahkan.
Kalau kasus oknum Komisioner KPU Lotim tidak bisa berlanjut, pihaknya menduga kalau Panwaslu Lotim “bermain mata” dengan oknum tersebut. Sehingga kalau ini sampai terjadi patut dipertanyakan kerja dari Panwaslu Lotim.
“Panwaslu Lotim harus tegas dalam masalah ini,jangan sampai ada main mata nantinya,” pinta Ketua Japda Lotim, L.Syaparuddin Aldi kepada media ini.
Mik Apenk panggilan akrab dari Ketua Japda Lotim meminta Panwaslu harus memainkan perannya sebaik-baiknya. Dengan tidak boleh ada yang di tutup-tutupi dalam persoalan ini,bahkan Panwaslu Lotim harus bisa membawa kasus ini ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).
Agar oknum komisioner itu diberikan sangsi sesuai dengan apa yang diperbuatnya. Karena sudah jelas sekali kalau apa yang dilakukan atau perbuat oknum komisioner KPU Lotim melanggar etik.
Karena tidak seharusnya atau sepatutnya seorang komisioner KPU Lotim mengucapkan selamat kepada salah satu paslon Pilgub yang dimenangkan berdasarkan hasil perhitungan cepat.
Bukan hasil rekapitulasi yang dilakukan KPU sebagai pihak penyelenggara.Sehingga ini yang menjadi bumerang bagi oknum komisioner tersebut yang seharusnya netral.
” Yang jelas kami akan kawal terus kasus ini sampai tuntas,dengan tidak memberikan celah untuk bermain,karena kalau itu terjadi kedua-duanya akan kami laporkan ke DKKP,” tandasnya.
