Mensos Santuni Korban Gempa Meninggal Dunia di Lombok Utara
LOMBOKita – Menteri Sosial RI,Idrus Marham memberikan santunan kepada empat orang ahli waris korban meninggal dunia di Kabupaten Lombok Utara (KLU), Nusa Tenggara Barat (NTB).
Santunan ini diberikan kepada ahli waris korban meninggak dunia akibat guncangan gempa bumi yang melanda pulau Lombok berkekuatan 6,4 skala richter, Minggu tanggal 29 Juli 2018.
Penyerahan santunan itu dilakukan Kepala Dinas Sosial Prov NTB, H. Ahsanul Khalik mewakili Mensos RI di posko induk pengungsian tanggap darurat di Bayan, KLU.
Masing-masing ahli waris korban meninggal dunia mendapatkan santunan sebesar Rp 15 juta.
Kepala Dinas Sosial NTB, H. Ahsanul Khalik mengatakan pemberian santunan kepada ahli waris korban meninggal dunia akibat gempa di KLU, sama dengan yang menjadi korban di Sembalun dan Sambalia, Lombok Timur.
“Jumlah santunan untuk ahli waris korban meninggal sama besarnya di KLU dan Lotim,” tandas Ahsanul Khalik.
Ia berharap semoga santunan yang diberikan itu bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh keluarga ahli waris. Termasuk juga meminta untuk tabah dan sabar dalam menghadapi semua musibah ini.
Selain itu, lanjut mantan Pjs Bupati Lotim itu, pihaknya juga memberikan bantuan 5 ton beras untuk warga yang berdampak menjadi korban gempa.
Dengan kebutuhan itu dihitung untuk memenuhi kebutuhan selama lima hari kedepannya,termasuk terpal dan matras bagi pengungsi.
“Disos juga mengerahkan sebanyak 30 orang Tagana dan membuka dapurumum lapangan serta menyediakan mobil tangki untuk kebutuhan air bersih,” tandasnya.
Keterangan Foto Kadis Sosial NTB,H.Ahsanul Khalik bersama dengan pejabat lainnya menyerahkan santunan kepada ahli waris korban gempa bumi di KLU.
