Maulid Nabi Muhammad Halal atau Haram? Ini Penjelasan UAS
Lebih lanjut lagi, Ustaz Abdul Somad juga memaparkan adanya pendapat dari Ibnu Taumiyah.
Ibnu Taumiyah meriwayatkan bahwa mengagungkan hari lahir Nabi Muhammad SAW dan menjadikannya sebagai perayaan akan mendapat pahala besar.
Pasalnya, hal tersebut dihitung sebagai kebaikan niat dan pengagungan kepada Rasulullah SAW yang tidak lain adalah junjungan umat Islam.
Selain itu, Ustaz Abdul Somad pun mengemukakan pendapat dari Al-Hafizh Ibnu Hajar Al-Asqalani yang mengatakan bahwa Maulid Nabi mengandung banyak kebaikan.
“Hukum asal melaksanakan maulid adalah bid’ah, tidak terdapat dari seorang pun dari kalangan Salafushshalih dari tiga abad (pertama). Akan tetapi, Maulid Nabi itu juga mengandung banyak kebaikan dan sebaliknya,” ujar Ustaz Abdul Somad.
“Siapa yang dalam melaksanakannya mencari kebaikan-kebaikan dan menghindari yang tidak baik, maka Maulid Nabi itu adalah bid’ah hasanah. Begitulah pendapat Al-Hafizh Ibnu Hajar Al-Asqalani,” lanjutnya.

