Mataram Usulkan Rp3,4 M Revitalisasi Taman Loang Baloq

Pantai Loang Baloq/Foto: Dolen Dolen

Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana sebelumnya mengakui bahwa kondisi Taman Loang Baloq semakin semerawut sejak investor membatalkan rencana pembangunannya di kawasan tersebut.

Karenanya, pemerintah kota menargetkan pada 2018, kawasan Taman Loang Baloq harus diintervensi secara menyeluruh, baik untuk penataan pedagang kaki lima, maupun ruang terbuka hijaunya.

Untuk melakukan intervensi tersebut, saat ini pihaknya telah meminta organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk menyusun perencanaan penataan Taman Loang Baloq.

“Saya juga telah meminta bangunan yang sudah dibangun investor dibongkar, karena konstruksi bangunanya tidak jelas menambah semerawut,” katanya.

Taman Loang Baloq merupakan salah satu pusat rekreasi, edukasi sekaligus RTH di Mataram, untuk mendukung keberadaan wisata religi Makam Loang Baloq yang berada tepat di depan taman.

Karenanya, kawasan Loang Baloq menjadi salah satu pusat perayaan tardisi “Lebaran Topat” atau ketupat yang diperingati tujuh hari setelah Hari Raya Idul Fitri dan musim haji.

Makam Loang Baloq merupakan salah satu makam yang dikeramatkan warga di Pulau Lombok, sehingga setiap akhir pekan makam tersebut ramai dikunjungi oleh warga dari berbagai wilayah.