Mangga “Bengak” jadi Varietas Unggulan NTB
LOMBOKita – Dinas Pertanian Mataram, Nusa Tenggara Barat, telah menerima penetapan “mangga bengak” menjadi salah satu varietas unggulan di daerah ini.
“Alhamdulillah, varietas unggulan kita tahun ini bertambah dengan ditetapkannya mangga bengak,” kata Kepala Dinas Pertanian Kota Mataram H Mutawalli di Mataram, Rabu.
Disebut mangga bengak, katanya, karena ukuran buah mangga ini berbeda dengan mangga pada umumnya, satu buah mangga ukurannya lebih besar dari satu buah kelapa dengan berat hingga 3,5 kilogram.
Karenanya, mangga itu disebut mangga bengak yang dalam bahasa sasak “bengak” berarti heran, karena ukurannya yang besar membuat setiap orang yang melihatnya heran.
“Namun dari sisi rasa, rasa mangga ini kurang manis meskipun sudah matang. Mangga ini cocok untuk bahan rujak atau jus. Tapi, kalau berbuah setiap orang pasti heran dan senang melihatnya,” sebutnya.
Menurutnya, setelah mendapatkan pengesahan varietas baru, Distan tahun ini mulai akan melakukan uji coba pembibitan mangga bengak dalam jumlah sedikit.
“Kami akan coba membibitkan sekitar 50 hingga 100 pohon, jika bibit-bibit tersebut bisa tumbuh dengan baik dan mampu beradaptasi barulah tahun depan kita perbanyak untuk dibagi ke masyarakat sebagai bentuk sosialisasi varietas unggulan tersebut,” ujarnya.
Sistem pengembangan mangga bengak yang digunakan sama seperti budi daya “mangga mentaram” dengan dua sistem yakni tempelan dan sambung pucuk.
Dikatakan, mangga bengak ini merupakan mangga asli dari Kota Mataram yang indukannya ada di Ampenan dan Sweta. Ketika Distan menemukan varietas tersebut, langsung dilakukan penelitian bekerja sama dengan Univesitas Mataram.
Pengujian mangga bengak dilakukan untuk mengetahui unsur-unsur gizi dan kandungan gula yang dimiliki mangga tersebut agar bisa membedakannya dengan mangga lain.
“Jika ada persamaan dengan daerah lain, tentu kita tidak bisa mengusulkan menjadi varietas unggulan di Kota Mataram,” katanya.
Dengan disetujuinya, mangga bengak menjadi varietas Kota Mataram, maka Kota Mataram memiliki empat varietas unggulan, yang sebelumnya sudah ada “mangga mentaram”, “duku ruslan”, dan “alpukat monjok mentaram”.

Komentar ditutup.