Loteng Dapat Rewards Mendikbud, Disdik Predikat Terbaik

Sekretaris Daerah Kabupaten LombokTengah HM Nursiah (tiga dari kiri) saat menerima penghargaan bidang penjaminan mutu pendidikan dasar dari Dirjend Dikdasmen Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan di Mataram, Selasa (19/3/2019_ / foto: Ist

LOMBOKita – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) RI melalui Dirjen Dikdasmen memberikan penghargaan (rewards) kepada pemerintah Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) atas keberhasilan dalam penjaminan mutu pendidikan dasar tahun 2018.

Tidak hanya itu, Dinas Pendidikan (Disdik) Loteng juga mendapatkan penghargaan sebagai peraih predikat terbaik dalam penjaminan mutu pendidikan melalui kegiatan kemitraan dengan LPMP NTB dalam program Diklat Cakep tahun 2018. Kedua piagam penghargaan diberikan di Mataram, Selasa (19/3/2019).

Bupati Lombok Tengah HM Suhaili Fadil Tohir mengucapkan syukur atas penghargaan yang telah diberikan Mendikbud itu. Penghargaan tersebut akan menjadi pemicu dan pemacu semangat dalam mengelola dunia pendidikan agar bisa lebih baik lagi.

“Jangan mentang-mentang dapat penghargaan, lantas dibuat gagah-gagahan. Jadikan itu pemicu semangat untuk terus menata dan mengelola pendidikan ke arah lebih baik,” kata Suhaili FT di kantornya, Selasa (19/3/2019).

Berbicara soal mutu pendidikan, kata Bupati Lombok Tengah dua periode itu, berarti bagaimana memberikan pelayanan terhadap proses belajar mengajar kepada peserta didik.

Selain itu, meningkatkan profesionalisme guru, melalui sejumlah pelatihan dan lainnya. Termasuk juga peningkatan sarana dan prasarana sekolah. “Jadi berbicara pendidikan, mari kita pasang niat, bekerja ikhlas untuk mengembangkan dunia pendidikan, diantaranya mutu pendidikan,” kata bupati.

Karenanya, kata Bupati, jajaran pelayan masyarakat di daerah ini tidak boleh ada yang mengeluh. Semua elemen dan stakeholder bekerjasama demi kemaslahatan bersama dalam membangun karakter anak bangsa. Apalagi, berbicara pendidikan, tidak hanya mengajarkan anak baca dan tulis, tapi bagaimana membangun karakter, sehingga menjadi anak yang berguna bagi semua orang.

“Memang yang menjadi PR kita adalah kesejahteraan guru honorer. Tapi, kita akan terus berupaya memberikan perhatian kepada mereka,” tandasnya.

Sementara itu, Sekda Lombok Tengah, HM Nursiah menjelaskan, penghargaan yang didapatkan itu, merupakan bentuk komitmen dalam mengembangkan dunia pendidikan.

Itu dilihat dari sejumlah program yang telah dilakukan, mulai dari memberikan pelatihan untuk guru, penyiapan calon kepala sekolah, diklat pengawas, mengirim tenaga khusus ke Jakarta dalam mengenyam pendidikan dan pelatihan, pengembangan sarana dan prasarana, termasuk juga sinergitas dalam mendukung program yang ada dari pemerintah pusat dan provinsi.

Selain itu, indikator yang dilihat juga, bagaimana implementasi dari manajemen sekolah dalam arah pengembangan mutu pendidikan.

“Ini semua buah keikhlasan dalam mengembangkan dunia pendidikan. Kedepan, apa yang belum dibenahi, kita akan benahi demi kemajuan dan peningkatan mutu pendidikan di Loteng,” ucap Nursiah.