Lombok Tengah Rayakan Ulang Tahun di Gedung Baru


LOMBOKita – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) yang ke-74 berlangsung sukses dan meriah. Upacara perayaan hari ulang tahun dilaksanakan di gedung baru kantor bupati yang berada di Desa Puyung Kecamatan Jonggat, Selasa (15/11/2019).

Upacara perayaan Hari Ulang Tahun Kabupaten Lombok Tengah itu dihadiri Bupati Lombok Tengah, Wakil Bupati, Sekda serta seluruh pejabat ASN di daerah itu, serta jajaran Forkopimda setempat. Nampak hadir pula sejumlah perwakilan dari beberapa kabupaten/kota yang ada di Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Hari Ulang Tahun yang berlangsung meriah tersebut juga ditandai dengan pemotongan nasi tumpeng oleh Bupati Lombok Tengah didampingi ibu Bupati Hj. Baiq Irma Budiani Suhaili Fadil Tohir, Wakil Bupati bersama istri dan Sekda bersama istri.


Saat upacara berlangsung, masing-masing peserta upacara menempati areal atau terop kecamatan masing-masing, lengkap menggunakan adat Sasak.

Acara juga disisipkan dengan deklarasi damai lintas etnis dan agama di tengah lapangan yang dipandu Ketua FKUB Lombok Tengah dan disaksikan Bupati Lombok Tengah HM Suhaili Fadil Tohir.

 

 

Ditemui usai pelaksanaan Apel Peringatan HUT yang ke 74, Bupati Loteng, HM. Suhaili FT, SH menyampaikan ucapan selamat ulang tahun kepada masyarakat Loteng.

“Daerah kita saat ini berusia 74 tahun, sama dengan usia Kemerdekaan Republik Indonesia (RI),” kata Suhaili yang saat itu duduk bersama Wakil Bupati saat press conference bersama sejumlah wartawan yang bertugas di Lombok Tengah.

Menurutnya, Loteng akan memikul beban ikhtiar pembangunan yang semakin berat. Sehingga membutuhkan perhatian dan kepedulian serta partisipasi semua elemen masyarakat untuk bahu membahu dalam satu visi dan semangat menuju perubahan yang lebih baik.


“Dalam menghadapi berbagai macam tantangan, ujian dan cobaan, pembangunan tidak bisa diserahkan ke pemerintah saja. Tapi harus ada kemauan bersama untuk menyongsong perubahan kedepannya,” jelasnya.

Dikatakannya, berbagai macam ikhtiar yang dilakukan Pemerintah Daerah (Pemda) dalam menyelesaikan persoalan yang dihadapi masyarakat, salah satunya masalah lapangan pekerjaan ialah berjuang secara maksimal menciptakan berbagai macam peluang untuk kegiatan masyarakat. Dimana peluang-peluang tersebut nantinya dapat dijadikan sumber pekerjaan dan penghasilan masyarakat.

“Melalui upaya ini, kami berharap keterbelakangan dan kemiskinan masyarakat bisa diturunkan,” terangnya seraya mengatakan jika angka kemiskinan Loteng berada di angka 13, 72 persen.

Bupati Lombok Tengah dua periode itu juga menjelaskan, kado ulang tahun ke-74 yang dipersembahkan untuk masyarakat Loteng ialah berdirinya kantor bupati baru yang pengerjaannya menghabiskan anggaran sekitar Rp 213 miliar.


Namun seiring dengan itu, cara pandang terkait sarana dan prasarana pelayanan yang dibangun untuk masyarakat bukan untuk bermewah-mewahan. Tetapi hal ini tidak lain agar pelayanan ke masyarakat bisa lebih dioptimalkan lagi. “Semoga kantor bupati baru ini bisa kita tempati di awal tahun 2020 mendatang,” ujarnya.

Oleh karena itu, ia berharap dengan adanya kantor baru ini, peran aktif serta semangat pemerintah selaku pelayan masyarakat bisa lebih ditingkatkan lagi kedepannya. Bahkan ia juga optimis jika kader-kader pelayan masyarakat kedepan sangat mempuni dan mampu membawa perubahan yang lebih baik.

“InsyaAllah, apa yang menjadi dambaan dan cita-cita kita bersama mampu diraih di kepemimpinan selanjutnya. Jika kita bersatu, kami yakin yang berat akan menjadi ringan dan yang sulit akan menjadi gampang,” pungkasnya.