LCW Diminta Tunjukkan Bukti Mahar Politik
LOMBOKita – Direktur Lombok Corruption Watch (LCW) H. Hulain diminta menujukkan bukti penggunaan “mahar” politik yang ditengarai dilakukan oleh dua pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati di Lombok Timur pada Pilkada serentak 2018.
“Kalau memang Sukma menggunakan mahar politik, silakan tunjukkan buktinya. Jangan asal ngomong,” tegas Tim Penghubung Paslon Paket Sukma, Ahyar Rosidi dihubungi di Selong, Kamis (08/2/2018).
Ahyar Rosidi meminta LCW memperlihatkan bukti penggunaan mahar politik itu agar tidak menimbulkan fitnah. Sebab, sepengetahuannya, seluruh partai politik pengusung paslon Sukma tanpa menggunakan mahar politik.
“Atas dasar apa Direktur LCW menyebut adanya mahar politik. Harus dijelaskan dan menunjukan bukti. Jangan hanya melempar bola panas,” tandas Wakil Sekretaris DPC Partai Hanura Lombok Timur ini.
Hal yang dikatakan Ketua DPD PAN Lombok Timur, H. Ridwan Bajry. Menurutnya, PAN tidak menggunakan mahar politik dalam mendukung Paslon Harum dalam Pilkada 2018.
“Silakan buktikan. Kalau memang ada bukti, jangan disimpan agar tidak menjadi firnah,” tegasnya.
Baca berita sebelumnya: LCW Sebut Dua Paslon Kada di Lotim Gunakan Mahar Politik
Sementara itu bakal calon Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin juga membantah adanya mahar politik pada tiga partai pengusungnya.
Hanya saja, kata Warisin, dirinya pernah mengajak tiga Ketua Pengurus Partai pengusung ke Jakarta untuk mengurus administrasi, dengan membayarkan ongkos pulang-pergi.
“Masak saya mengajak Ketua Parpol mengurus ke pusat dengan menggratiskan tiket pulang-pergi dikatakan mahar politik,” kilah Haerul Warisin.
