Keren, Pawai Ta’aruf Munas NU Pecahkan Rekor MURI
Selain pawai ta’aruf, sebelumnya Lakpesdam NU NTB menggelar Bedah Buku Maha Karya TGH. M. Sholeh Hambali. Kegiatan ini menghadirkan sejumlah pembicara, di antaranya TGH. Sohimun Faishal, MA (UIN Mataram), Dr. H. Adi Fadli, MA (penulis buku), Mantan Rektor Unram, Prof. Mansyur Maksum dan Staf Kepresidenan, Munajab, PhD. Bedah buku tersebut dihadiri audiens dari berbagai kalangan akademisi, pemuda, mahasiswa, tokoh-tokoh NU, serta para peserta Konbes NU yang sudah hadir.
Ketua Lakpesdam NU NTB M. Akbar Jadi mengatakan, kegiatan ini digelar untuk mengingatkan para generasi muda karena ada tokoh yang memiliki karya yang perlu digali oleh para generasi muda NU.
Khazanah karya ini perlu dikaji secara akademis, merefleksikan pemikiran TGH. Moch. Sholeh Hambali, karena buku-buku yang ditulis berpesan tentang revolusi mental yang berkaitan langsung dengan moralitas dan akhlak.
Apalagi, di zaman sekarang, semua pihak perlu belajar pada sejarah tokoh-tokoh Islam di masa lalu.
“Tentu kalau kita melupakan ulama, kita akan tersesat,” jujarnya.
Staf Kepresidenan, Munajab menegaskan, pemikiran TGH. M. Sholeh Hambali harus diteladani dan maha karyanya menjadi pesan moral untuk dijadikan rujukan, terutama kaum nahdliyyin. Sebab, di zaman ini teknologi digital sangat rentan mengubah perilaku masyarakat.
“Sehingga penting untuk kita kembali belajar tentang karya buku-buku yang pernah ditulis,” kata dia.
