FRB Pertanyakan Oknum LSM dan Honerer Ikut Bimtek Dewan ke Jakarta

LOMBOKita – Forum Rakyat Bersatu (FRB) mempertanyakan keberangkatan oknum Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan dua orang tenaga honorer pada Sekretariat Dewan DPRD Kabupaten Lombok Timur (Lotim) ikut melakukan kegiatan bimbingan teknis (Bimtek) DPRD di Jakarta dari tanggal 16 sampai 19 Desember 2019.

Tidak itu saja, FRB juga mempertanyakan dua orang oknum anggota dewan yang tidak ikut berangkat mengikuti kegiatan penting tersebut.

“Kami pertanyakan kenapa ada LSM yang ikut Bimtek anggota dewan ke Jakarta, termasuk  tenaga honorer daerah dan dua orang anggota dewan yang tidak ikut berangkat,” kata Ketua FRB Lotim, Eko Rahardi,Sabtu (21|12/2019).

Eko meminta penjelasan pihak pimpinan dewan maupun Sekwan kenapa ada oknum LSM bisa ikut Bimtek ke Jakarta. Padahal itu merupakan kegiatan khusus untuk anggota dewan, bukan orang lain.

Selain itu, Eko juga mempertanyakan siapa yang mengusulkan atau memberikan rekomendasi oknum LSM itu berangkat bersama anggota DPRD Lotim melakukan Bimtek.

“Pihak dewan harus bisa menjelaskan masalah keberangkatan oknum LSM ikut bimtek dengan oknum anggota DPRD Lotim di Jakarta,” pintanya.

Terkait keberangkatan dua orang tenaga honorer, Eko menegaskan, yang lebih berhak berangkat mendampingi Bimtek DPRD Lotim adalah Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ada di Sekretariat DPRD. Bukan malah tenaga honorer.

“Kami mendapatkan informasi kalau oknum tenaga honorer yang ikut berangkat Bimtek tersebut adalah ajudan Sekwan dan ajudan salah satu pimpinan dewan,” terangnya.

“Kami tidak ingin lagi kasus dugaan penggunaan SPPD fiktif atau perjokian di DPRD Lotim tahun 2018 yang masih diproses Aparat Penegak Hukum (APH) terulang lagi,” tandas Ketua FRB Lotim.

Sementara itu, Ketua DPRD Lotim, Murnan mengatakan, wartawan, LSM, asosiasi, termasuk juga akan difasilitasi melakukan pendampingan kunjungan kerja dewan. sebab, katanya, tidak ada keistimewaan satu dengan lainnya.‎

Mengenai tidak berangkatnya dua orang anggota dewan dalam Bimtek itu, katanya, karena yang satu sakit dan satunya ijin melaksanakan ibadah umroh. Dan tidak ada yang diwakili dalam Bimtek tersebut.

“Dua orang anggota DPRD Lotim tidak berangkat,karena sakit dan pergi umroh,” tegasnya.

Wakil Ketua DPRD Lotim, H. Daeng Paelori menegaskan dirinya tidak mengetahui adanya oknum LSM yang ikut kegiatan Bimtek. sebab, hanya bertemu dengan oknum LSM itu di bandara.

Sebelumnya, Setwan DPRD Lotim, Lalu Dami Ahyani mengatakan ada yang berangkat dari perwakilan media dan LSM.