H-2 Arus Mudik, Penyebrangan Kayangan Normal
LOMBOKita – Puncak arus mudik melalui jalur penyebrangan pelabuhan kayangan lombok timur – poto tano kabupaten Sumbawa alami peningkatan capai 19 persen di bandingkan arus mudik tahun lalu.
pada periode yang sama H-7 peningkatan mencapai 2700 unit kendaraan perhari yang didominasi roda dua.
” peningkatan pemudik mulai padati pelabuhan kayangan sejak H-7 dan H-6 lebaran, sementara memasuki H-5 sampai H-2 pergeseran pemudik mulai berkurang,” ungkap Manager ASDP Pelabuhan Kayangan LM Yasin.
Dikatakan Yasin, pengaturan arus mudik dilakukan secara kontinyu dengan mempercepat bongkar muat kapal maksimal 30 menit
” H-2 ini belum menunjukkan karakteristik puncak adus mudik, karena pemudik menjalani libur panjang, ini salah satu penyebab mulai menurunnya masyarakat melakukan mudik melalui pelabuhan kayangan,” ucapnya.
bahkan H-1 lebaran,di perkirakan penumpang yang menggunKan jasa penyebranga kayangan diperkirakan tidak memcapai seribu kendaraan..
” H-7 hingga H-3 merupakan puncak penyebrangan, dan sekarang sudah alami penurunan bahkan H-2 dan H- 1 tidak terjadi kepadatan pemudik di pelabuhan,” kata Yasin.
meski demikian kenurut Yasin, kendala lain yang di alami pihak pelabuhan,tidak adanya ruang tunggu penumpang, karena ruang tunggu sebelumnya rusak akibat gempa,dan belum dilakukan perbaikan.
“secara menyeluruh arus mudik tahun ini masih terpantau lancar meski mengalami peningkatan sepuluh persen dibandingkan tahun lalu,” sebutna.
Dikatakan Yasin meaki demikian,pihaknya tetap mengoperasikan semua kapal yang ada untuk memgangkut pemudik
“Hanya satu kapal tidak beroperasi,yaitu kapal yang kandas di dekat gili Kondo,” jelasnya.seraya mengatakan selama mudik jumlah kapal yang beroperasi aebanyak 19 kapal,
” pengaturan Keberangkatan kapal dilakukan sesuai ketersediaan kapal yang ada, dan kedua dermaga dioperaaikan, imbuhnya.
