GOW Lotim Gandeng Satgaswil NTB Densus 88 AT Polri Sosialisasi Faham IRET
LOTIM LOMBOKita – Gabungan Organisasi Wanita (GOW) menggandeng Satgas Wilayah NTB Densus 88 Antiteror Polri untuk melakukan sosialisasi Pencegahan Paham IRET (Intolerasi, Radikalisme, Ekstrimisme & Terorisme) bertempat di Kantor Bupati Lotim,Senin (10/8).
Kegiatan itu diikuti sekitar 150 orang dari berbagai lintas organisasi dengan tujuan untuk memberikan pemahaman tentang bahaya IRET yang bisa menimpa generasi muda.
Perwakilan dari Satgas Wilayah NTB Densus 88 Antiteror Polri,Ipda Embun Hariadi dalam penyampaiannya Pencegahan Intoleransi, Radikalisme, Ekstremisme, dan Terorisme (IRET) melalui program Gentara Nusa 2026 sebagai upaya memperkuat ketahanan generasi muda terhadap penyebaran paham ekstremisme di ruang digital.
IRET merupakan singkatan dari Intoleransi, Radikalisme, Ekstremisme, dan Terorisme, yang menjadi fokus pencegahan melalui pendekatan edukasi kepada generasi muda.
” Pola penyebaran paham terorisme saat ini mengalami perubahan. Jika sebelumnya banyak dilakukan secara langsung, kini kelompok tersebut memanfaatkan media sosial sebagai sarana propaganda dan perekrutan,” tegasnya.
Menurutnya pendekatan pencegahan melalui edukasi dinilai penting mengingat remaja merupakan kelompok yang aktif menggunakan media digital sehingga membutuhkan kemampuan literasi digital dan berpikir kritis dalam menyaring informasi.
Oleh karena itu peranan orang tua sangat dibutuhkan untuk memberikan bimbingan yang kontinyu agar tidak terpapar faham IRET.
” Sangat kami apreaasi apa yang dilakukan GOW dengan sosialisasi pencegahan faham IRET,” tukasnya.
