Fraksi Gerindra Lotim Soroti Penempatan Jabatan “Compang-camping”
LOMBOKita – Ketua Gerindra DPRD Kabupaten Lombok Timur, H.Maidy menyoroti pemerintahan setempat dibawah kepemimpinan Bupati HM. Sukiman Azmy dan Wakil Bupati, H. Rumaksi dalam penempatan posisi jabatan Aparatur Sipil (ASN).
H. Maidy menilai, penempatan jabatan di daerah Patuh Karya itu compang-camping dan penentuan jabatan masih digantung.
“Saya menilai penempatan jabatan di Lotim masih compang-camping dan menggantung. Ini sangat berpengaruh terhadap roda pemerintahan ,”tegas H. Maidy di Selong, Senin (4|3).
Maidy menyebut contoh, ada yang berprofesi menjadi guru diberikan jabatan menjadi seorang Sekretaris. Pengawas sekolah diberikan jabatan sebagai Kadis yang tidak sesuai bidangnya.
Hal itu akan membutuhkan waktu untuk penyesuaian, mengejar ritme, karena yang duduk adalah orang-orang baru.
“Bagaimana bisa bekerja dengan baik, kalau pejabat yang ditempatkan tidak sesuai bidangnya, dan jelas itu akan mengganggu program pemerintah daerah ke depan,” ujarnya.
Begitu juga dengan banyaknya pejabat nonjob, Maidy menilai sangat berpengaruh terhadap kinerja organisasi perangkat daerah (OPD). Apalagi pemerintahan saat ini baru berjalan hampir enam bulan.
Saat ramai-ramai melakukan nonjob pejabat, lalu mengangkat seorang Pelaksana Tugas (Plt) untuk menduduki posisi kepala dinas sementara sampai adanya Kadis definitif.
“Kenapa tidak langsung saja diangkat Kadis atau Kaban definitif, bukan malah membiarkan menggantung seperti yang sama-sama kita saksikan saat ini,” tandas.
Oleh karena itu, Anggota DPRD Lotim meminta kepada Bupati Lotim untuk melakukan evaluasi terhadap pelantikan yang telah dilakukannya selama ini. Apakah penempatan jabatan itu sudah sesuai bidang masing-masing ataukah sebaliknya.
“Seharusnya menempatkan pejabat yang sesuai bidangnya, agar roda pemerintahan dan pelayanan masyarakat bisa optimal,” kata Maidy.
