“Ekspedisi Gila” Gubernur NTB di Sumbawa, Turun Naik Lembah Hingga Tidur di Masjid

Kepala Desa Marente, Khairuddin menyambut baik kedatangan Gubernur bersama rombongan.
Kepada Bang Zul, ia pun menyampaikan seluruh aspirasi dari masyarakat setempat. Ada 18 permitaan dan aspirasi masyarakat di desa itu.
“Ada 18 usulan kepada pak Gubernur, salah satunya masalah listrik, yang sangat kita butuhkan,” katanya.
Hairudin menambahkan, masalah listrik ini menjadi sangat pokok, untuk itu ia meminta untuk secepatnya ditindaklanjuti.
“Mohon secepatnya di tindak lanjuti pak Gubernur,” kata Khairuddin.
Bang Zul langsung merespons semua aspirasi tersebut. Ia mengatakan akan mendorong percepatan secara maksimal, listrik di Matemega dan sekitarnya akan menyala 24 jam pada tahun 2021.
“Insya Allah tahun 2021, listrik di Matemega dan sekitarnya akan menyala 24 jam, mohon doa bapak/ibu semua,” ujarnya.
Assisten II Setda Provinsi NTB Ir H Ridwan Syah menilai perjalanan ekspedisi gila di Sumbawa ini banyak pelajaran.
Menurut dia, perjalanan Gubernur NTB Dr Zulkieflimansyah ke pelosok Sumbawa beberapa hari terakhir benar-benar menggugah rasa ke-NTB-an bersama.
“Betapa tidak, di sudut lain sebagian kita berteriak kencang menuntut perbaikan infrastruktur jalan. Sementara di sudut lain bahkan ada yang belum menikmati jalan. Belum menikmati listrik,” katanya.
Ia berharap apa yang dilakukan Gubernur Zul juga menginspirasi pejabat Bupati dan Walikota di wilayah NTB. Melihat kondisi masyarakatnya secara langsung, mengangkap aspirasi, dan memberikan solusi.
Setidaknya agar kenyamanan masyarakat di Desa potensial seperti Matemega Marente, bisa dirasakan, senikmat dan semanis Madu Hutan yang dihasilkan.
https://www.instagram.com/p/CGv4DqZhU0G/?igshid=1vow6j664kll2
