DPD KNPI LOTIM Pertanyakan Penyerahan RSI KITA

LOMBOKita – Penyerahan RS KITA dari Yayasan ke BAZNAS LOTIM dari satu sisi dinilai  langkah maju, namun disisi lain penyerahan itu, perlu dilakukan Transparan kepada Publlik, agar maayarakat memahami proses pembangunan RSI ini.

” pwnyerahan RS KITA ini ke BAZNAS LOTIM ibarat JERUK MINUM JERUK,” ungkap Ketua DPD KNPI Lombok Timur M Taufik,

Menurut Taufik, pihaknta menantang Pihak Yayasan untuk terbuka, Siapa Ketua Yayasan? Siapa Panitia Pembangunan? Siapa Pengurus BAZDA? saat itu?,biar semua ini jelas

“Ini perlu dilakukan, harus terbuka persoalan ini agar maayarakat tam bertanya tanya, penyerahannya ini terkesan di “Paksakan”. “Ucaonya.

Dukatakan Taufik, swharunya sebelum diserahkan ke BAZDA LOTIM, RS KITA ini harus di AUDIT terlebih dahulu  oleh lembaga yang berkompeten, agar serah terima ini Clear and Clean.

“Harus di APRAISAL dulu oleh Tim Audit, kira kira berapa nilai aset dari RS KITA ini. Jika itu tidak dilakukan, saya hawatir RS KITA  ini, di asumsikan hasil money Laundry.,” sebutnya.

Bayangkan saja, ucap Taufik, proyek pembangunan RS KITA itu nilainya saja kltak diketahui,aeandainya nilainya besar,harua ditanggung oleh pemkab.

“Kita tak ingin Pemkab di rugikan dengan masalag RSI KITA ini, hanya untuk menutupi “persekongkolan jahat” oknum yg mementingkan diri dan kelompok.,” jelasnya.

Maka untuk itu Taufik, meminta kepada Para pihak untuk lebih terbuka, agar Masyarakat Lombok Timur mendapatkan informasi yang utuh terhadap keberadaan RSI KiTA labuhan haji tersebut.