Disela Patroli PPKM Darurat Imbangan, Polres Lotim Bagikan Sembako
LOTIM Lombokita – Sejak kegiatan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat imbangan, Kapolres Lotim AKBP Tunggul Sinatrio bersama Dandim 1615 Lombok Timur Letkol Inf Agus Prihanto Donny, didampingi Waka Polres Kompol Agung Asmara, Kasat Lantas AKP Rita Yuliana,
serta beberapa tokoh agama, ikut melakukan patroli pemantauan situasi di beberapa lokasi, terkait kegiatan masyarakat pada malam hari, sejak PPKM imbangan di berlakukan.
“Sejak kegiatan PPKM imbangan sesuai SE bupati, pemantauan situasi terus kita lakukan,” ungkap Tunggul Sinatrio, di sela melakukan pemantauan di taman kota Selong, Jumat malam (16/7).
Menurut Tunggul, selama PPKM imbangan dilakukan, kegiatan masyarakat pada malam hari seperti pedagang asongan,pertokoan, masih ada diantaranya yang belum mematuhi, aturan selama PPKM berlangsung, seperti pedagang, pertokoan harus tutup pukul 20.00 Wita,
Sehingga di sela sela kegiatan setiap pemantauan situasi PPKM imbangan di berlakukan, menurut Tunggul, dirinya bersama TNI, termasuk beberapa tokoh agama yang di libatkan, dalam pemantauan, selalu memberikan imbauan pada masyarakat, agar selalu taat aturan pemerintah, seperti halnya mematuhi aturan PPKM, serta taat protokol kesehatan.
” Selama pemantauan dilakukan, memang ada warga yang nurut, ada juga yang tidak,” ucapnya,
Sehinga yerhadap warga yang belum patuh tersebut, menurut Tunggul pihaknya selalu mengajak, mengimbau, dan mengingatkan masyarakat, untuk sama sama mematuhi aturan selama kegiatan PPKM imbangan diberlakukan.
Tunggul juga tak memungkiri, dampak dan imbas dari penerapan PPKM imbangan yang di jalankan pemerintah saat ini, khususnya terhadap para pedagang pasti ada,
” Tak kita pungkiri, dengan situasi saat ini, para pedagang terkena imbas,,” katanya, seraya meminta pada masyarakat, untuk selalu mematuhi arahan pemerintah.
Lebih lanjut Tunggul, mengatakan, di sela melakukan pemantauan situasi pelaksanaan PPKM, pihaknya juga memberikan bantuan kepada beberapa pedagang yang ada di Taman Kota Selong, berupa sembako, sebagai bentuk impati terhadap warga terdampak PPKM darurat imbangan.
” Bantuan yang kami berikan memang tak seberapa, tetapi hal ini sebagai bentuk suport kami pada masyarakat untuk bersabar, selama menjalani PPKM,” jelasnya.
